Pendidikan Tanjungpinang

DAMPAK GAME ONLINE BAGI KALANGANAN MILENIAL

Ilustrasi Permainan Game Online.

Oleh : YULI ARTIKA LASUT
Mahasiswa STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang Prodi Admistrasi Publik

Game online, adalah istilah permainan luar angkasa memanfaatkan sarana Internet, dengan menggunakan perangkat komputer. Permainan ini bisa berakselerasi dengan pasangan bermain, meskipun jaraknya berjauhan. Kata ini memang tak asing lagi di telinga masyarakat. Apalagi dikalangan milenial saat ini.

Di zaman modern ini, penggunaan elektronik seperti hp, komputar, laptop, dan lainnya, cukup banyak digunakan untuk berbagai macam kebutuhan. Seperti mencari informasi, lowongan pekerjaan, saling memberi kabar atau sekedar bermain game saja untuk mengisi waktu luang. Teknologi informasi yang sangat berkembang saat ini, membawa perubahan dan memberi pengaruh terhadap kehidupan social. Salah satunya, pengaruh di kehidupan sosial saat ini adalah, besarnya pengaruh game online pada generasi saat ini.

Game online adalah sebuah permainan yang berbasis elektronik dan visual, yang memanfaatkan teknologi media visual elektronik. Dan dimainkan di suatu jaringan (baik LAN maupun internet).
Berbeda dengan permainan tradisional yang cenderung mengandalkan otot-otot tubuh. Sedangkan game online, lebih banyak menggunakan kemampuan otak dalam berpikir dan kelincahan jari jemari tangan dalam menekan tombol-tombol stick pengatur.

Game online sendiri mempunyai beberapa daya tarik yang membuat orang lebih bermain daripada belajar. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya rermaja menghabiskan waktu di depan komputer atau pun mobile daripada buku. Akibatnya, aktifitas belajar pun terganggu. Sebenarnya, game online tidak semua berdampak negative. Ada juga yang berdampak positif. Umpamanya dalam melatih berkonsentrasi. Hanya saja, kita lihat remaja atau gamers bermain game online, kebanyakan lupa akan waktu dan lupa akan aktivitas yang lain. Sehingga, muncul lah asumsi yang membuat bermain game online menjadi negative. Itupun, jika dimainkan secara terus-menerus dan berlebihan.

Lalu apa lagi pengaruh atau dampak positif dan negatif yang lain dari game online bagi seorang anak, remaja, atau pun para gamers? Menurut Boyle (1997) bahwa game dapat menghasilkan keterlibatan dan senang belajar. Dengan demikian menawarkan format yang kuat untuk pendidikan lingkungan.
Selain itu, ada studi yang menunjukan bahwa penggunaan permainan komputer yang dipilih dengan cermat mungkin meningkatkan cara berpikir. Walaupun begitu, game online lebih banyak pengaruh yang negatif jika seseorang sudah kecanduan. Hal ini bisa mengakibatkan lupa akan waktu, menimbulkan sifat mudah lupa, susahnya berinteraksi, parahnya lagi, kurangnya sosialisasi, dan lain-lain.

Terkadang para gamers tidak sadar jika dirinya terlalu asyik bermain game online. Bahkan, sampai-sampai lupa makan, minum. Dan kurangnya olahraga yang dapat menyebabkan badan mudah terkena penyakit. Tetapi, bisa saja orang tersebut doyan makan, tetap saja karena kurangnya aktifitas yang dilakukan tubuh, berdampak pada kurang bugar dimasa depannya.

Karena, kurang lancarnya metabolism tubuh. Radiasi yang dipancarkan monitor juga dapat merusak mata dan saraf. Hal ini terbukti sering ditemui gamers yang sering menggunakan kacamata. Seorang gamers juga kadang sering mengasingkan diri. Sehingga, susah bersosialisasi dengan masyrakat. Mereka lebih senang beriteraksi dengan sesama lawan bermain.

Terkadang, para gamers sering terlihat depresi, karena kalah dalam game atau jengkel dengan teman satu teamnya yang tidak bisa bekerja sama dengannya. Dan jika kekalahan itu terus dating, mungkin saja dia akan stress. Apabila telah mengalami kecanduan game online, akan disebabkan pikirannya selalu ingin bermain game bersama teman-teman game nya. Hal ini tentu berdampak buruk bagi masa depan anak. Kecanduan game online pun memiliki tahap yang bervariasi. Kurangnya perhatian dari keluarga, membuat seorang anak lebih gampang terjun dan menikmati bermain game.

Hal ini sangat tidak baik bagi masa depan seorang anak jika terlalu sering menghabiskan waktu dengan bermain game online, ini akan mengganggu proses belajar, aktifitas yang seharusnya dilakukan, dan hal lainnya. Sehingga, hal ini bisa merusak generasi muda saat ini dan merusak masa depan seorang anak maupun remaja dan kalangan gamers yang terlalu kecanduan dan memprioritaskan game onlinnya daripada hal-hal dan kegiatan yang memiliki manfaat, lain yang lebih bisa mengasah kreatifitas dan produktifitas untuk berinovasi dalam hal mengembangkan minat belajar dan pengalaman untuk masa depan dan generasi yang maju.

Tetapi kita tidak bisa juga menilai dan melihat perspektif game online itu selalu negatif, ada beberapa hal positif jika dicermati dengan seksama. Karena dalam dunia game online seseorang bisa menemukan hal baru, lawan baru dan taktik baru. Seorang gamers bisa secara tidak langsung mengkondisikan dirinya untuk mengetahui keadaan sekitar. Dan bebrapa dari game online ada juga yang menyajikan game yang bernuansa asah otak dan menuntut seseorang untuk berkonsentrasi. Semakin tinggi level game maka

semakin tinggi pula konsentrasi yang akan ditempuh pemain.
Dampak positif yang paling mengejutkan dari game online ini atau bermain game sekitar 20 menit sebelum belajar dapat meningkatkan konsentrasi dalam belajar. Hal ini telah dilakukan oleh peneliti di Amerika Serikat, New York anak yang sudah mengetahui sebuah strategi dalam game dapat meningkatkan daya kemampuan berkembang dalam Matematika, Problem Solving (pemecahan masalah), dan kemampuan membaca terlebih lagi bila game game yang bisa dimainkan berbahasa Inggris.

Bagi anak yang mengalami perawatan seperti kemotrapi dapat menghilangkan rasa sakit dengan bermain game, tensi darah pun dapat menurun. Dengan tuntutan tangan yang lihai dalam bermain game dapat melancarkan tangan agar tetap lincah terutama bila anak tersebut sedang mengalami cedera.
Sebaiknya bagi para gamers yang cermat harus pandai membagi waktu dan tidak lupa akan aktifitas yang lain dan tidak teralau memprioritaskan game dalam menghabiskan waktu, bermain game online sebenarnya tidak salah tetapi harus memperhatikan hal-hal yang telah disebutkan tadi.

Dan ada beberapa tips agar seseorang bisa berhenti dari kecanduan game online seperti, seseorang bisa penuhi kegiatan yang lebih bermanfaat agar tidak ingat terus untuk bermain game online, pengawasan orangtua bagi anak juga bisa mencegah anak yang mulai terjun dalam dunia game karena peran orang tua bagi anak sangat penting untuk membentu karakter dan mengajarkan anak hal-hal yang lebuh baik. Dan selanjutnya tips untuk berhenti dari kecanduan game haruslah ada niat yang kuat untuk berhenti, dan lain sebagainya. Dari hal ini setidaknya bisa mengurangi dampak negatif dari bermain game online.