Head Line Karimun

Kini, Jarak Tempuh Semakin Dekat ke Sekolah

Foto : Tampak para pelajar sedang melintas di jalan yang baru selesai dikerjakan.

Karimun, gebraknusantara.co.id

Meski belum rampung sepenuhnya, namun akses jalan yang dibangun di Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat oleh Satgas TMMD 105 Karimun, kini mulai terwujud. Bahkan, secara berangsur, masyarakat setempat telah pula melintas di jalan itu. Yang membanggakan lagi, kini para siswa setempat yang pulang dan pergi ke sekolah, cukup berjalan kaki. Padahal sebelumnya, harus menempuh rute cukup jauh.

Kesuksesan Satgas TMMD 105, bersama masyarakat membangun akses jalan itu, pantas diacungi jempol. Bahkan, masyarakat setempat pun merasa senang, lantaran, tidak perlu lagi harus repot-repot memikirkan sarana angkutan jika mau ke kota.

Selain akses jalan, Satgas TMMD 105 juga membangun tiga buah Gorong-gorong ditambah sebuah jembatan. Kini proyek tersebut telah rampung 89%. Sesuai fakta di lapangan, pekerjaannya tinggal finishing saja.

Foto : Meski tampak gontai, lantaran baru pulang dari sekolah, tapi pelajar ini tampak semangat melintasi jalan baru.

Sampai setakat ini, aktivitas Alat Berat seperti Eskavator dan Tosa pengangkut tanah timbunan, tampak masih bekerja. Keberadaan Alat Berat tersebut sepertinya sudah tak terlalu dipedulikan lagi oleh anak-anak yang melintas. Sebab, mereka sudah mulai akrab dan terbiasa dengan keberadaan Bapak2 TNI dan Masyarakat yang bekerja menimbun bahu jalan hingga padat.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter), Lettu Kav Tatang mengatakan, “pengerjaan jalan baru sebagai akses penghubung Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Meral Barat sejauh 1.198 meter, yang dikerjakan oleh Satgas TMMD Ke-105, sudah semakin rampung. Pengerjaan jalan sudah sekitar 89 persen. Walaupun pengerjaan masih terus berjalan, namun warga sudah bisa melintasi jalan baru tersebut, “ungkap Tatang, Jumat (02/08/2019).

Foto : Kelima pelajar ini, tampak sambil bergurau ketika melintasi jalan baru.

Ditambahkannya. Jika dibandingkan dengan keadaan sebelumnya, lokasi tersebut merupakan kawasan rawa dan tebing. Tapi kini, kondisinya telah berubah menjadi hamparan jalan besar. Hal itu terwujud, berkat Satgas TMMD bersama masyarakat melakukan penimbunan dan pemotongan bukit. Serta membangun satu jembatan dan membuat tiga buah gorong-gorong, ”sebutnya. (Penrem033/WP).