Head Line Tanjungpinang

Satpol PP Kepri Kehilangan Seorang Putra Terbaik

Alm. Bennedict Paul Bakkara S. Sos

Tanjungpinang, gebraknusantara.co.id

Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berduka. Salah seorang anggota terbaiknya, harus menghadap sang Pencipta, lantaran sakit yang cukup lama diderita.

Kamis (05/09/2019) kemarin, rumah Alamarhum Bennedict Paul Bakkara S. Sos, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Penyuluhan Satuan Polisi Pamong Praja, Penanggulangan Kebakaran Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang berada di jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, terlihat ramai dikunjungi keluarga dan teman seprofesi.

Puluhan anggota Satpol PP tampak dengan sigap melengkapi segala keperluan yang dibutuhkan. Instansi yang komandoi H.M. Subandi, S.Sos Msi ini, tampak lebih elegan dan lebih disiplin dalam penampilan.

H. M Subandi S. Sos Msi, Kepala Satpol PP Provinsi Kepri, memimpin upacara keberangkatan Jenazah Paul.

Ditemui di depan rumah duka, Subandi, (Kasatpol PP) mencurahkan perasaan duka yang mendalam atas meninggalnya Paul (sapaan akrab-red). Diceritakannya, “terus terang kami dari Satpol PP Provinsi Kepri merasa kehilangan. Karna, Paul memang termasuk anggota terbaik di lingkungan kami, “sebut Bandi.

Selain itu, kata Bandi lebih lanjut. Almarhum ini orangnya pendiam dan tidak pemarah. Bahkan, ketika dimarahin pun dia selalu tersenyum, “kata Kasatpol ini.

Masih menurut Kasatpol. Sebagai rekan kerja, dari Satpol PP Provinsi Kepri, dalam rangka memberangkatkan almarhum ke Pemakaman, akan menggelar upacara yang biasa disebut Jarko. Artinya, proses pemakaman oleh Jajaran Komando. Dan system inipun baru pertama kali diterapkan di negeri ini. “tutupnya.

Tim Satpol PP pembawa peti Jenazah sedang mengusung Jenazah menuju Ambulance.

Selain kesibukan para anggota Satpol PP di pekarangan, samar-samar terdengar suara isak tangis dari dalam rumah duka. Soalnya, dalam hitungan menit, peti jenazah Almarhun Paul bakal dibawa oleh pasukan Satpol PP ke tempat peristirahatan terakhirnya. Membuat Suara tangis istri dan anak-anaknya tak terbendung.

Dan suasana pun tampak semakin haru. Dikabarkan, almarhum Paul meninggalkan seorang istri dan dua perempuan serta seorang anak laki-laki. Harunya lagi, terdengar selentingan, salah seorang dari anaknya, akan melaksanakan Wisuda di Jokja pada hari Sabtu mendatang. (Richard).

Add Comment

Click here to post a comment