Head Line Tanjungpinang

Terkait Perekrutan Calon Panwascam, Pansel Perlu Waspada

Foto : Kantor Bawaslu kota Tanjungpinang.

Tanjungpinang, gebraknuantara.co.id

Menghadapi rencana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), saat ini sedang disibukkan dengan perekrutan calon anggota Panitia Pengawas (Panwas) dalam pelaksanaan Pilkada mendatang.

Berdasarkan pengumuman Nomor 03/Pokja/Bawaslu/-KR-06/KP/.01.00/XI/2019 tentang Pengrekrutan calon Panwascam pemilihan Gubernur, diharapkan Panitia Seleksi (Pansel) lebih waspada. Artinya, supaya dapat menyeleksi calon yang benar-benar berintegritas.

Demikian disampaikan Sholihin, ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), di Kantornya, (16/12/2019). Ia berharap agar Komisioner Panwascam yang terpilih nantinya, benar-benar orang yang independen dan berintegritas.  Sehingga, hasil pemilu nantinya berkualitas.

Sholihin, Ketua LSM Gerakan Berantas Korupsi Provinsi Kepri.

Dijelaskan Sholihin, dari sekian banyak yang mengikuti seleksi calon anggota panwascam, diperkirakan hampir separuh pesertanya telah mengikuti seleksi penerimaan calon Aparatur Sipil Negara (ASN). Dikhawatirkan, jika ada yang terpilih menjadi anggota Panwascam, kemudian lulus pula menjadi ASN. Tentulah hal tersebut mengganggu integritas seorang anggota Panwascam.

“Kita berharap, Timsel lebih berhati-hati dalam memilih anggota Panwascam nantinya. Sebab berdasarkan informasi, dari sekian banyak yang mengikuti seleksi Panwascam, banyak juga yang mengikuti tes calon Pegawai Negeri. Andaikata mereka terpilih menjadi panwascam. Kemudian lulus pula menjadi ASN. Tentu saja pilihannya menjadi PNS. Jika hal ini terjadi, otomatis mengganggu susunan personil Panwascam yang telah direkrut, “ungkap nya.

Seperti yang telah diberikan sebelumnya, bahwa sistem perekrutan Panwascam yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Tanjungpinang, tergolong sudah akuntabel dan berintegritas. Untuk itulah agar permasalahan ini jangan sampai ternoda. Disarankan, Timsel yang telah dipercaya, agar lebih selektif dan berhati-hati. Agar benar-benar memilih orang yang  berintegritas demi terciptanya pilkada yang bekulitas.

Menjawab konfirmasi yang dilakukan, Zaini, ketua Bawaslu kota Tanjungpinang mengatakan, “terkait calon Panwascam, yang juga ikut mendaftar CPNS, memang itu juga yang menjadi bagian dari pertanyaan wawancara kami kepada calon Panwascam. Hal tersebut menjadi catatan bagi kami dalm proses wawancara, yg akan dipertimbangkan dalam rapat pleno, “sebut Zaini melalui layanan WA ke ponselnya (17/12/2019). (Richard).