Bintan Head Line

Jeritan Mantan Pekerja Menggema, Atas Ditutupnya Aktivitas Tambang Pasir

Hamparan tanah datar yang dipenuhi material pasir di desa Galangbatang.

Bintan, gebraknusantara.ci.id Praktik tambang pasir yang cukup lama beroperasi di Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), terdengar ditutup. Hal tersebut disampaikan salah seorang warga sebut saja Ramli, yang tinggal di kawasan Desa Galang Batang.

Lelaki berambut keriting ini juga menyebutkan, bahwa aktivitas tambang pasir itu telah tiga hari tidak beroperasi, “iya bang. Sudah tiga hari tutup. Saya kemarin bekerja di salah satu usaha tambang. Tapi sekarang sudah tutup. Nah, kalau sudah begini, kami yang sengsara bang. Soalnya, tak ada lagi penghasilan kami. Truuss . . . . Kemana kami harus mengadu ? Siapa yang mau membantu kami,.” Lirihnya.

Jadi, katanya melanjutkan. Kami semua yang kemarin bekerja di tambang pasir itu, kini tak punya pekerjaan lagi.

Jeritan pahit mantan pekerja tambang pasir itu, memang terasa pilu. Selain kebutuhan rumahtangga serta kebutuhan pendidikan yang signifikan, Ramli dan rekan lainnya juga mulai dilanda gundah gulana. Mereka  bingung untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Dilain tempat, salah seorang penambang yang enggan namanya disebutkan coba ditemui. Menurut pria asal NTT ini, pihaknya hanya bisa pasrah, “kalau saya yang ditanya, paling juga hanya bisa pasrah. Tapi, bagi pekerja saya yang kehilangan pekerjaan, pastilah kebingungan. Jadi, saya berharap kepada pemerintah daerah, supaya ikut memikirkan nasib para pekerja yang sekarang ini menganggur. Karna mereka harus menghidupi keluarganya, “harapnya di rumahnya.

Kondisi lahan yang bakal dieksploitasi di desa Galangbatang.

Disisi lain, seorang sopir yang kerap membawa pasir dari lokasi tambang ke kota Tanjungpinang, turut juga merasa kehilangan pekerjaan. Soalnya, trip angkutan trucknya kini sepi, “iya bang. Kenapa tambang pasir itu ditutup. Padahal, pasir kan termasuk kebutuhan yang sangat dibutuhkan. Diantaranya, untuk pembangunan. Kalau tak ada pasir, gimana bisa lancar pembangunan, “sebut Joni.

Jeritan pahit para pekerja yang butuh pekerjaan itu, sangat mengharapkan perhatian pemerintah daerah, atas nasib mereka yang kini kehilangan pekerjaan. (richard).