Head Line Kepri

Melirik Karir Politik “Dr. H Muhammad Soerya Respationo SH. MH. dan Iman Sutiawan” di Provinsi Kepulauan Riau.

Pasangan Calon Gubernur Provinsi Kepri periode 2020 – 2024.

Kepri, gebraknusantara.co.id

Dalam waktu tidak lama lagi, pesta Demokrasi bakal digelar di negeri ini. Khususnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Rakyat di sejumlah daerah pun mulai berpikir untuk memilih siapa Bakal Calon (Balon) yang akan dipilihnya.

Sama halnya dengan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Gunjingan tentang pelaksanaan Pilkada Kepri tahun 2020, tampaknya mulai membahana. Disejumlah tempat, masyarakat mulai sering memperbincangkan masing-masing sosok Paslon yang siap bercokol di Pilkada mendatang.

Pelaksanaan Pilkada di Provinsi Kepri, diharapkan dapat berlangsung aman, nyaman dan tenteram. Berbagai cara dilakukan oleh masing-masing Paslon untuk mendapatkan simpatik masyarakat Provinsi Kepulauan Riau.

“tak kenal maka tak sayang”, mengacu pada pepatah Melayu ini, kami coba membuka tabir, perjalanan karir politik dari pasangan calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dan calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau periode 2020 – 2024,
Dr. H. Muhammad Soerya Respationo dan Iman Sutiawan di Provinsi Kepulauan Riau.

Dr. H.MUHAMMAD SOERYA RESPATIONO, S.H., M.H.
(calon Gubernur Provinsi  Kepulauan Riau Periode 2020 – 2024)

Perjalanan panjang yang dilalui oleh seorang Muhammad Soerya Respationo, yang memulai karir politik atau terjun ke dunia perpolitikan di tanah air berkisar tahun 2000.

1). Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam Periode 2000 – 2004.

Kala itu, ia terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam periode 2000 – 2004.
Kemudian, menghantarkannya menjadi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam.

2). Maju dalam Pilkada Kepri Kepri Tahun 2005 berpasangan dengan Nyat Kadir.

Pada tahun 2005, Muhammad Soerya Respationo maju dalam Pilkada Kepri sebagai calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau,  berpasangan dengan Nyat Kadir sebagai calon Gubernur Provinsi  Kepulauan Riau periode 2005 – 2010.

Pasangan ini harus menerima kekalahan, saat harus bertanding melawan pasangan Ismeth Abdullah dan H. Muhammad Sani.

Berikut hasil perolehan suara pasangan calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dan calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau pada Pilkada Kepri tahun 2005 :

1. Ismet Abdullah-Muhammad Sani meraih 309.119 suara.

2. Nyat Kadir- Muhammad Soerya meraih 172.923 suara.

3.  Rizal-Irman meraih 27.522 suara.

Pada tahun 2005, pasangan Ismeth Abdullah dan H. Muhammad Sani resmi dilantik sebagai Gubernur Provinsi  Kepulauan Riau dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau terpilih periode 2005 – 2010.

Menjadi Wakil Gubernur Kepulauan Riau, berpasangan dengan H. Muhammad Sani sebagai Gubernur Kepulauan Riau terpilih periode 2010 – 2015.

Pada Tahun 2010, nama Dr. H.  Muhammad Soerya Respationo mulai mencuat kembali di Provinsi Kepulauan Riau. Dimana pada tahun ini, ia dipilih oleh masyarakat Provinsi Kepulauan Riau pada Pilkada Kepei tahun 2010, untuk memimpin Provinsi Kepulauan Riau sebagai Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, mendampingi H. Muhammad Sani yang terpilih sebagai Gubernur Provinsi Kepulauan Riau periode 2010 – 2015.

Menjadi Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau Periode 2010 – 2015.

Dr. H. Muhammad Soerya Respationo kemudian resmi menjadi Ketua DPD Partai PDI Perjuangan di Provinsi Kepulauan Riau periode 2010 – 2015.

Maju dalam Pilkada Kepri sebagai calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, berpasangan dengan Bupati Bintan, Anshar Ahmad Tahun 2015.

Memasuki tahun Pilkada Kepri tahun 2015, Muhammad Soerya Respationo kemudian maju sebagai calon Gubernur Provinsi  Kepulauan Riau, berpasangan dengan Anshar Ahmad sebagai calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau periode 2015 – 2020.

Namun, pasangan ini mengalami kekalahan saat bertanding melawan pasangan H. Muhammad Sani dan Nurdin Basirun.

Berikut hasil perolehan suara calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dan calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau pada Pilkada Kepri tahun 2015 :

1. Sani – Nurdin memperoleh suara total 347.515 suara.

2. Soerya – Anshar memperoleh suara total 305.688 suara.

Pada tanggal 12 Februari 2016, pasangan H. Muhammad Sani dan Nurdin Basirun kemudian dilantik sebagai Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau terpilih periode 2015 – 2020.

Menjadi Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau Periode 2015 – 2019.

Pada tahun 2015, Dr. H. Muhammad Soerya Respationo kembali terpilih menjadi Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau periode 2015 – 2020.

Maju dalam Pilkada Kepri sebagai calon Gubernur Provinsi  Kepulauan Riau, berpasangan dengan Iman Sutiawan sebagai calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau periode 2020 – 2024.

Saat ini, Dr. H. Muhammad  Soerya Respationo, kembali maju sebagai calon Gubernur Provinsi  Kepulauan Riau, berpasangan dengan Iman Sutiawan sebagai calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau pada Pilkada Kepri tahun 2020 yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Menjadi Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau Periode 2019 – 2024.

Dan Dr. H. Muhammad Soerya Respationo kembali terpilih menjadi Ketua DPD Partai PDI Perjuangkan Provinsi Kepulauan Riau periode 2019 – 2024.

IMAN SUTIAWAN, S.E., M.M.

(calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Periode 2020 – 2024)

Calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau yang diusung oleh tiga partai besar yaitu : PDIP, GERINDRA dan PKB ini, memulai karir politik di Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2014.

Menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam terpilih periode 2014 – 2019.

Pada Pemilihan Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam Tahun 2014, nama Iman Sutiawan masuk dalam daftar nama 50 calon anggota DPRD Kota Batam terpilih tahun 2014.

Menjadi Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Periode 2014 – 2019.

Keberuntungan itu ternyata masih ada buat seorang Iman Sutiawan, ia kemudian terpilih menjadi Wakil Ketua III DPRD Kota Batam periode 2014 – 2019.

Pada tanggal 6 Oktober 2017, berdasarkan SK yang di keluarkan oleh Ketua DPP GERINDRA, Prabowo Subianto terjadi pergantian kepengurusan ditingkat DPC dan DPD Partai GERINDRA.

Dimana sebelumnya, terjadi rangkap jabatan oleh Iman Sutiawan yang menjabat sebagai Ketua DPC GERINDRA Kota Batam sekaligus Ketua DPD GERINDRA Provinsi Kepulauan Riau.

Selanjutnya, jabatan Ketua DPC GERINDRA Kota Batam di Ketuai oleh Iman Sutiawan dan jabatan Ketua DPD GERINDRA Provinsi Kepulauan Riau di Ketuai oleh Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul.

Masuk dalam tiga besar calon anggota legislatif DPRD Kota Batam dengan perolehan suara terbanyak periode 2019 – 2024.

Sebuah prestasi yang luar biasa, dimana pada Pemilihan Calon Legislatif Tahun 2019, nama Iman Sutiawan masuk dalam tiga besar calon legislatif DPRD Kota Batam dengan perolehan suara terbanyak.

Berikut tiga nama calon legislatif DRPD Kota Batam terpilih dengan suara terbanyak periode 2019 – 2024 :
1). Hendra Asman (GOLKAR) 7.682 suara.
2). Iman Sutiawan (GERINDRA) 7.648 suara
3). Lik Khai (NASDEM) 6.860 suara.
Menjadi Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Periode 2019 – 2024.

Nama Iman Sutiawan kembali terpilih menjadi Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Periode 2019 – 2024.

Menjadi Ketua DPD Partai GERINDRA Provinsi Kepulauan Riau Periode 2020 – 2024.

Pada tanggal 4 Juni 2020 oleh Prabowo Subianto, sesuai Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai GERINDRA, Nomor 06-0080/Kpts/DPP-GERINDRA/2020.

Iman Sutiawan kembali menjadi Ketua DPD GERINDRA Provinsi Kepulauan Riau, menggantikan Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul yang tutup usia pada tanggal 28 April 2020 lalu.

Maju sebagai calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau berpasangan dengan Dr. H. Muhammad Soerya Respationo sebagai calon Gubernur Provinsi  Kepulauan Riau Periode 2020 – 2024.

Saat ini, Iman Sutiawan maju mencalonkan diri sebagai calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, berpasangan  dengan Dr. H. Muhammad Soerya Respationo sebagai calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau periode 2020 – 2024.

Banyak yang berharap, semoga pasangan ini bisa menduduki kursi Kepri 1 dan Kepri 2, dengan membawa perubahan dalam pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.

Dr. H. Muhammad Soerya Respationo sebagai sosok yang Nasionalis dan Iman Sutiawan sebagai sosok anak  Pulau Kasu, dinilai sebagai satu perpaduan yang pas untuk memimpin Provinsi Kepulauan Riau ke depan.