Batam Head Line

KALAM Berharap, Dr. H. M. Soerya Respationo Sebagai Cagub, Mampu Majukan Kepri

Dr. H. Muhammad Soerya Respationo SH MH. Calon Gubernur Provinsi Kepri. 

Batam, gebraknusantara.co.id

Sejumlah tokoh dan masyarakat yang bermukim di Kota Batam,  yang tergabung di dalam komunitas Kawan Lama (Kalam) Kota Batam, secara bersama-sama memberi masukan dan harapannya kepada Dr. H. Muhammad Soerya Respationo. Hal ini terkait niatnya bakal maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) Provinsi Kepri.

Masukan dan harapan itu disampaikan di dalam sebuah pertemuan dan diskusi bersama Dr. H. Muhammad Soerya Respationo SH MH di Batam, Selasa (4/8/2020) lalu.⁣

 Pembagian paket Sembako kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19.

Para tokoh yang selama ini telah ikut andil dalam pembangunan kota Batam, yang hadir dalam pertemuan tersebut. Diantaranya, Kapten Daniel Burhanuddin, Amura, dr Jony Arsad,⁣ Tengku Jayadi Noer, dan tokoh lainnya.⁣

Daniel, salah seorang tokoh yang hadir saat itu memberi masukan, bahwa selama ini perkembangan Industri Alih Kapal Batam terasa  jauh dari harapan. Begitu juga di sektor Pelabuhan dan Pariwisata, banyak⁣ birokrasi yang menghambat.

“Kebijakan pusat dan daerah masih sering berbenturan. Dan banyak birokrasi yang membuat sektor Pelabuhan dan Pariwisata menjadi terhambat. Tapi kami yakin, bahwa ke depan, Pak Soerya dapat⁣ membenahinya, “ucapnya.⁣

Menimpali Daniel, tokoh lainnya bernama Tengku Jayadi, juga menyampaikan, bahwa masih  banyaknya potensi Kepri yang belum terkelola dengan baik. Oleh karena itu, ia berharap Dr. H. Muhammad Soerya Respationo SH MH dapat memberi perhatian terhadap potensi-potensi luar biasa ini.

Dia menilai, sampai sekarang belum terkelola dengan maksimal.
Sedangkan, Jhoni Arsad memberi masukan terkait bidang  kesehatan. Dan Bambang Sudiono, memberi masukan tentang pendidikan.⁣
Masukan dan harapan yang disampaikan, tampak langsung direspon dan mendapat apresiasi dari Soerya. Ditambah lagi, para tokoh itu merupakan para Senior yang telah berjasa bagi⁣ kemajuan Batam sejak era tahun tujuh puluhan. (***)