Head Line Tanjungpinang

Hasil Verifikasi Tim C, Terkait Lahan Terlantar, Masih Tunggu Hasil Kajian

Petugas yang terlibat di dalam Tim C, ketika berada di kawasan Dompak, Tanjungpinang.

Tanjungpinang, gebraknusantara.co.id

Rencana pemerintah memverifikasi semua lahan bersertifikat Hak Guna Bangunan (HGB), Hak Guna Usaha (HGU) maupun Lahan Pinjam Pakai, yang dianggap terlantar ataupun tidak sesuai peruntukannya, telah ditinjau langsung oleh Tim C.

Salah satu kawasan yang telah dikunjungi adalah lahan bersertifikat HGB, bernomor 00874 milik PT. Kemayan Bintan (PMA – Kemayan Corporation Berhard Malaysia).

Lahan seluas 3.216.550 M2 itu, telah dikurangi 50.000 m2. Sisa dari lahan itu pun telah disurvey oleh Tim C dua pekan lalu, untuk melakukan verifikasi lahan tersebut.

Fotocopy sertifikat HGB milik PT. TPD yang telah berpindah tangan ke PT. Kemayan Bintan. 

Menurut Heru, Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Masalah dan Pengendalian Pertanahan di Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), ketika dikonfirmasi ke ponsel nya terkait hasil survey yang dilakukan Tim C dua pekan lalu, hanya bisa mengatakan, “masih dikaji dulu pak, “jawab Heru singkat melalui layanan WA (15/09/2020).

Rombongan Tim C yang terdiri dari beberapa instansi dan lembaga itu, telah meninjau langsung lahan bersertifikat HGB bernomor 00874, yang berada di Dompak Kecamatan Bukit Bestari Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Dan cukup banyak penjelasan yang diberikan pihak perusahaan sebagai pemilik lahan. Namun sampai saat ini masih dalam proses kajian.

Tindaklanjut dari kunjungan itu dianggap lamban. Soalnya, sejak Tim C turun ke lokasi, telah dua Minggu lamanya. Tapi masih dalam kajian. Akhirnya, persoalan itupun jadi perhatian salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Sholikin, ketua LSM Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Provinsi Kepri. 

Sholikin, ketua LSM Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Provinsi Kepri, yang juga menjabat sebagai ketua Organisasi kewartawanan Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Provinsi Kepri ini menilai, kalau kinerja Tim C dianggapnya lamban,

“Saya tahu ada Tim C yang turun ke Dompak dua Minggu yang lalu. Dan kebetulan saat itu saya juga ada turun bersama Tim C. Kedatangan mereka kesana mau memverifikasi lahan milik PT. Kemayan Bintan. Karena, pemerintah sekarang mulai menertibkan semua lahan yang terindikasi terlantar di negeri ini, “katanya.

Dilanjutkannya. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia ( PPRI) nomor 40 tahun 1996 pasal 35 ayat (1) huruf e tentang HGU, HGB dan Hak Pakai Tanah. Jika terbukti tidak melaksanakan sesuai peruntukannya, maka status Surat Hak Guna Bangunan (SHGB) tersebut diatas akan di tinjau ulang. Bahkan, dihapuskan, “ucap Sholikin di bilangan Batu Lima Bawah Tanjungpinang, (15/09/2020).

Sholikin juga berharap kepada semua unsur yang terlibat di dalam Tim C, agar bekerja secara profesional dan transparan. (Richard).