Head Line Karimun

Antusias Warga Karimun, Sambut Kedatangan Dr. H. Muhammad Soerya Respationo

Tingginya animo masyarakat Karimun untuk bisa bersalaman langsung dengan Soerya, terlihat jelas. 

Karimun, gebraknusantara.co.id

Suasana silahturahmi yang digelar di kediaman tokoh masyarakat Karimun, Amir Acha atau yang akrab disapa Long Acha, tokoh melayu di Karimun, sangat meriah serta penuh keakraban dan kekeluargaan. Meski membludak,  warga yang hadir tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti pakai masker.

Soerya Respationo dan rombongan tiba di Kabupaten Karimun, Rabu(16/9/2020) pagi. Sejak tiba di Pelabulan Tanjung Balai Karimun, tampak ramai warga yang menyambut kedatangan sang calon Gubernur Kepri itu.

Dalam acara makan bersama, Soerya Respationo tampak akrab dengan salah seorang tokoh masyarakat Karimun.

Dari pelabuhan, Soerya langsung menuju rumah Amir Acha. Setiba di tempat itu, pemandangan berbeda terjadi di kediaman tokoh melayu itu. Masyarakat sangat tamak antusias datang memadati rumah Amir Archa. Mereka ingin bertemu langsung  dengan Soerya. Sekaligus ingin menyampaikan dukungannya di Pilgub Kepri 2020 mendatang.

Saking ramainya, warga lain yang melintas pun sontak kaget dibuatnya. Bahkan, tak sedikit yang penasaran, lalu berhenti untuk mengikuti kegiatan silaturahmi itu. Setelah melihat siapa yang hadir, mereka pun spontan ikut meneriakkan yel-yel dengan menyuarakan dukungan dan kemenangan untuk Soerya Respationo dan Iman Sutiawan di Pilgub Kepri.

Masyarakat Karimun berfoto bersama calon Gubernur Kepri.

Karena memang kehadirannya telah lama dinanti di Karimun. Setelah saling bercengkrama, warga pun meminta berfoto bersama dengan Soerya Respationo. Karena deretan masyarakat datang silih berganti untuk foto bareng, membuat Soerya kewalahan dan kelelehan.

Bayangkan untuk melayani berfoto bersama dengan warga, Soerya harus menyediakan waktu sampai 30 menit. Namun Soerya melayaninya dengan penuh semangat, penuh keakraban dan kekeluargaan serta dengan hati yang gembira. Tak satu pun warga yang terlewat untuk photo bersama dengan Soerya Respationo.

Dr. H. Muhammad Soerya Respationo, Sholat berjamaah bersama masyarakat Karimun. 

Selain photo bersama, Soerya juga mengajak warga untuk berdiskusi tentang pembangunan Kepri ke depan. Diskusi pun berlangsung dalam suasana santai.

Usai berfoto bersama, Soerya Respationo pun pamit untuk menuju ke lokasi berikutnya. Di tempat lain, merupakan rangkaian kunjungannya di Kabupaten Karimun.

Sebelumnya, pekik penyemangat untuk memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Soerya Respationo dan Iman Sutiawan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kepulauan Riau (Kepri) secara beriringan menggema.

Teriakan tersebut diucapkan warga saat menyambut kedatangan Paslon yang mengusung tagline ‘SInergi Kepri’ ini.

“Kami warga Durai hingga Karimun dan wilayah lainnya, Siap memenangkan SInergi Kepri. Kami Siap ‘bertukus lumus’  mencari dan mengumpulkan suara untuk Pak Soerya Respationo dan Iman Sutiawan. Kasih sampai Jadi!!!!,” teriak warga.

Melihat antusias tersebut, Amir Acha atau yang akrab disapa Long Acha, tokoh melayu di Karimun menyambut baik. Dan meminta warga Karimun untuk bisa bersinergi memenangkan pasangan calon ini.

“Tapi sebelumnya, akan kita dengarkan langsung apakah beliau sanggup untuk membangun Karimun? Dan apakah beliau siap bertandatangan untuk meyakinkan kita dalam membangun Karimun jika nanti terpilih?,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, dihadapan warga Karimun, Soerya Respationo menegaskan komitmen untuk kesiapannya membangun daerah di wilayah Kepulauan Riau (Kepri), Khususnya Kabupaten Karimun.

“Menjawab pertanyaan warga yang disampaikan oleh Pak Long Acha, jangankan sekali tandatangan pernyataan sikap untuk membangun karimun, seribu tanda tangan pun saya sanggup,” tegasnya. Langsung mendapatkan sambutan luar biasa dari warga. Sambil bertepuk tangan dan berteriak “Hidup Sinergi Kepri, Hidup Soerya!!!”

Soerya pun menegaskan, sudah menjadi kewajiban dari para pemimpin dan siapun dia, harus bisa dan wajib membangun daerah. Baik dalam membangun infrastruktur, sarana dan prasarana maupun membangun sendi-sendi sosial kemasyarakatan.

Dan dalam membangun, tambahnya. Tentunya Melayu adalah payung Negeri. Dengan tetap menumbuh kembangkan budaya-budaya yang lainnya. Tapi payungnya adalah melayu. Karena kita berada di tanah melayu.

“Insya allah, tanpa diminta, kalau kita diberikan amanah, kita akan membangun Kepri dan Kabupaten tercinta ini. Dan tentunya, saya dan Iman Sutiawan bukan apa-apa dan siapa-siapa tanpa doa dan restu serta dukungan dari bapak dan ibu sekalian di Karimun ini, “tegasnya.

Pihaknya juga berharap kepada masyarajat Kepri, untuk tidak kehilangan optimisme. Kita semua jangan sampai putus asa dan harapan. Khususnya dalam kondisi Covid-19 yang sudah melanda belahan dunia. Indonesia salah satunya

Memang efek Covid-19  ini menerpa semua lini, mulai dari ekonomi hingga pelaku usaha dan pekerja.

“Kita juga meminta kepada Allah SWT untuk bisa mengangkat Covid-19 ini dari Kepri. Dan insya allah dengan bersama-sama kita perlahan tapi pasti, bisa memulihkan perekonomian, serta kehidupan sosial dan kemasyarakatan kita, “jelasnya. (***)