Penggunaan Dana Publikasi Tahun 2019 di Pemkab Karimun Dilaporkan LSM Forkorindo

Parlin. S, Ketua LSM Forkorindo Provinsi Kepri, usai memberi laporan di kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri. 

Karimun, gebraknusantara.co.id

Persoalan dana Publikasi di setiap pemerintahan di negeri ini, selalu saja dirundung permasalahan. Bahkan, setiap tahun terdengar keluhan dari berbagai media yang telah menjalin kerjasama. Bukan hanya itu, justru tak sedikit yang telah bekerjasama diperlakukan seperti anak tiri. Artinya, hanya diberi pembayaran sekedarnya. Padahal, anggaran dari APBD maupun APBD-P setiap tahun dikucurkan.

Lembaran tanda terima dari Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri.

Sama halnya dengan kejadian di Bagian Humas Kabupaten Karimun. Belakangan menjadi gunjingan hangat lantaran dugaan Mark Up anggaran publikasi tahun 2019. Ironisnya lagi, persoalan tersebut telah dilaporkan oleh Parlin. S, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorindo) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ke Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri.

Ditemui di bilangan Batu Sembilan Tanjungpinang, Parlin dengan tegas mengakui, kalau pihaknya telah melaporkan permasalahan tersebut, “iya benar, kami sudah melaporkan permasalahan dana Publikasi tahun 2019 yang bergulir di Pemkab Karimun. Dan ini bukti tanda laporan yang kami sampaikan, “ujar Parlin (15/03/2021).

Laporan itu, lanjut Parlin. Terkait jumlah media yang bekerjasama di Bagian Humas Kabupaten Karimun tahun 2019. Sesuai data yang kami miliki, ada sekitar 46 media yang diterima bekerjasama. Tapi di dalam data lainnya yang ada sama kami, jumlah media yang dilaporkan ke pemerintahan, sebanyak 82 media. Tentu saja sangat banyak  selisihnya. Inilah yang membuat kami terpanggil untuk melaporkannya, “beber pria berkumis ini.

Didi Irawan, Kabag Humas Pemkab Karimun.

Penjelasan yang disampaikan Parlin, coba ditindaklanjuti kepada Didi Irawan, Kepala Bagian (Kabag) Humas di Pemkab Karimun guna melakukan konfirmasi. Melalui layanan WA ke Ponsel nya, Didi dikonfirmasi (15/03/2021). Beberapa saat kemudian, Didi pun membalas WA yang disampaikan. Sayangnya, jawabannya hanya mengatakan, “sebentar sy masih di kapal sama pak Bupati mau ke Kundur. Nanti saya hubungi lagi ya…🙏, “Katanya lewat WA.

Herannya, sampai berita ini diunggah, Kabag Humas Pemkab Karimun ini, justru tak kunjung menelepon. (Richard).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here