Predator Laut Menghasilkan Omset Ratusan Juta Rupiah

Meilani Amanda Syafutri, Mahasiswi Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang.

Tanjungpinang, gebraknusantara.co.id

Ikan Kerapu merupakan salah satu jenis ikan laut yang hidup di karang-karang dan di bebatuan.
Ikan kerapu juga sering ditemukan ditengah-tengah karang dan di gua-gua kecil di laut.

Sumber gambar dari fishbase

Ada banyak jenis spesies dari Ikan Kerapu di dunia. Namun, ada beberapa jenis Ikan Kerapu yang sudah umum ditemukan di perairan Indonesia. Seperti ikan Kerapu Bebek/Tikus, Kerapu Lumpur, Kerapu Totol, Kerapu Karang, Kerapu Sunuk dan sebagainya.

Wahh…lumayan banyak juga ya teman-teman Ikan Kerapu yang berada diperairan Indonesia. Kerapu adalah ikan anggota sejumlah genus dalam anaksuku Epinephelinae, suku Serranidae dalam seri perciformes. Dalam bahasa Inggris, Kerapu ini disebut dengan sebutan grouper atau groper, yang dipercaya berasal dari nama garoupa, diperkirakan berasal dari bahasa Portugis.

Ikan kerapu termasuk ikan yang bernilai ekonomi tinggi. Karena itu sudah merupakan hal yang biasa atau sesuatu yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat terutama bagi para nelayan. Ikan Kerapu  juga sangat cocok untuk dibudidayakan.

Contohnya, seperti di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.  Yang menjadi pengusaha ikan hidup salah satunya Ikan Kerapu Macan. Ikan Kerapu macan bernilai jual tinggi. Harga 1 kg ikan tersebut bisa mencapai Rp 150.000-,

Bahkan, pada musim Pandemic seperti sekarang,  ekspor ikan kerapu ini tetap berjalan dari Anambas ke Hongkong. Pada bulan Mei hingga sekarang, sudah 3 kali ekspor Ikan Kerapu ke Hongkong dengan berat sekitar 8,56 ton setara dengan 720 juta rupiah. Dan pastinya, dalam melakukan ekspor, para pengusaha Ikan Kerapu telah mendapatkan surat izin dalam proses ekspor tersebut.

Adapun beberapa daerah di Anambas yang banyak membudidayakan Ikan Kerapu.  Seperti di Siantan Tengah, Siantan Timur, dan Palmatak. Nah, teman-teman semua,  tentunya omset yang didapatkan dari budidaya Ikan Kerapu, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Itulah beberapa contoh daerah yang membudidayakan Ikan Kerapu. Dengan adanya budidaya tambak ikan hidup ini, pemerintah setempat bersyukur karena bisa mengekspor Ikan Kerapu tersebut hingga ke Hongkong. Karena dengan hal tersebut bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Dan memicu semangat masyarakat untuk membudidayakan ikan hidup agar tidak punah.

Ikan Kerapu termasuk ikan predator. Ikan kerapu mengkonsumsi udang-udangan, kepiting, dan ikan-ikanan.

Jenis udang yang sering dikonsumsi oleh Kerapu ini adalah Udang Jerbung, Udang Krosok, dan Udang Dogol. Sementara ikan yang sering menjadi santapannya  adalah Ikan Teri, Ikan Baronang, Ikan Belanak, Tembang, Cumi-cumi, dan Jenaha.

Jadi, dapat kita lihat sendirikan bahwa Ikan Kerapu juga merupakan Ikan Karnivora yang memangsa sumber makanan berprotein tinggi. Nah, adapun keunikan dari ikan ini yaitu ikan memiliki pola makannya tersendiri. Ikan akan makan dipagi hari sebelum matahari terbit. Dan disore hari menjelang matahari terbenam.

Ikan Kerapu memiliki ukuran yang besar dan bisa mencapai sekitar 2 meter. Namun rata-rata ikan yang ditangkap oleh nelayan sebesar 20-100 cm saja.

Adapun ciri khas dari tubuh Ikan Kerapu ini yaitu,pada tubuh Kerapu memiliki bintil-bintil kecil. Warna Ikan Kerapu juga bermacam-macam. Ada warna Coklat, Merah, Abu-abu, dan Hitam. Tergantung dari jenis Kerapunya. Ikan Kerapu juga dikenal dengan gaya ikan kamuflase yang baik. Karena dapat menyesuaikan warna tubuhnya dengan lingkungan sekitar.

Lingkungan hidup ikan Kerapu di karang dan di bebatuan. Namun untuk pembiakan, Ikan Kerapu nelayan cukup membuat tambak ikan kerapu dengan menggunakan jaring-jaring yang dibuat dengan cara tersendiri.

Adapun manfaat dari ikan Kerapu ini salah satunya bagi kesehatan. Manfaatnya dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung. Ikan kerapu ini juga mengandung Omega 3,
Asam Amino, Vitamin B Kompleks, Taurin, dan Selenium. Akan tetapi kita juga tidak disarankan mengonsumsi ikan Kerapu ini secara berlebihan karena mengandung merkuri yang cukup tinggi. Ayo bagaimana teman-teman semuaa?? Nah sekarang teman-teman sudah mengetahui informasi mengenai Ikan Kerapu ini sedikit demi sedikit bukan ?

Saya sebagai penulis berharap dengan dibuatnya artikel ini dapat menambah wawasan teman-teman semua yang telah membaca artikel saya. Kritik dan saran teman-teman semua diperlukan demi kesempurnaan artikel saya dilain waktu.

Ayooo . . . Apakah kalian berminat untuk ikut membudidayakan Ikan Kerapu yang beromzet ratusan juta rupiah ini ? ?

Nama: Meilani Amanda Syafutri.
Nim : 2002010011.
Universitas Maritim Raja Ali Haji.
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan
Program Studi Ilmu Kelautan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here