Ada Bisnis Material Tanah Uruk Dan Batu Granit Tak Berizin di Kijang Kota

0
87
IMG 20210414 104434 compress83Kantor Camat Bintan Timur di Kijang Kota. 

Bintan, gebraknusantara.co.id

Aktivitas penggalian material Tanah Uruk dan Batu Granit di kawasan RT 001 / RW 003 Kampung Kolam Renang Kelurahan Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur, ternyata memang tidak mengantongi izin. Hal tersebut diakui Sofyan, Camat Bintan Timur ketika dikonfirmasi Selasa (13/04/2021).

Menurut Sofyan, pihaknya telah menghubungi pihak Kelurahan. Dan mintanya agar menanyakan hal tersebut kepada pemilik lahan, “memang benar, kegiatan itu ada. Dan setau kami belum ada izinnya. Terimakasih kami sampaikan kepada media ini. Karena sudah memberi informasi, “ujar Sofyan lewat Ponsel nya (13/04/2021).

IMG 20210410 120302 compress0 scaledLokasi tempat penggalian Material Tanah Uruk dan Batu Granit di Kampung Kolam Renang Kelurahan Kijang Kota. 

Dan kami dari Kecamatan, kata Sofyan melanjutkan. Sudah menghubungi pihak Kelurahan dan Ketua RT setempat. Meminta agar segera meninjau lokasi tersebut. Paling tidak, jika ada pemberitahuan ke pemerintah, tentu ada biaya retribusi untuk penambahan PAD (Pendapatan Asli Daerah-red), “tutur pak Camat.

Seperti pemberitaan di media ini sebelumnya. Aksi pemotongan Bukit yang dilakukan pemilik lahan, dikabarkan telah berlangsung hampir satu bulan. Namun, pemilik lahan sepertinya tidak berniat untuk memberitahu kepada pihak pemerintah, dalam hal ini pihak Kelurahan maupun Kecamatan. Tentu saja kegiatan itu pantas disebut ilegal.

Terlepas dari modus atau apa saja istilah yang digunakan, jika tidak berizin, kegiatan itu melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bintan Nomor 02 Tahun 2018 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu. (Richard).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini