Anggaran TPP-ASN Itu Akhirnya Dikembalikan Rahma ke Kas Daerah

0
22
TPP-ASN
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Sugeng Riadi SH.MH.
Tanjungpinang, gebraknusantara.co.idPersoalan Tunjangan atas Tambahan Penghasilan Pegawai-Aparatur Sipil Negara (TPP-ASN) yang melibatkan Walikota dan Wakil Walikota  Tanjungpinang, akhirnya terjawab. Meskipun telah banyak pihak yang menyorotinya.

Tak tanggung-tanggung, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berkiprah di Kota Tanjungpinang, sempat melakukan aksinya di Jakarta. Guna mendesak pihak Kejaksaan, agar segera menindaklanjuti laporan yang disampaikan ke Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri),  jauh-jauh hari sebelumnya,  terkait penyaluran uang  Tambahan Penghasilan Pegawai di lingkungan Pemerintah kota (Pemko) Tanjungpinang.

Senin (03/01/2022), pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengundang sejumlah wartawan untuk menggelar Konferensi Pers, terkait persoalan tersebut diatas.

Dalam keterangannya, Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Sugeng Riadi SH MH mengatakan, “untuk Walikota Rahma, uang telah dikembalikan ke Kas Daerah sebesar 2,3 miliar rupiah. Dan Wakil Walikota mengembalikan uang sebesar 139 juta rupiah. Hal tersebut, sesuai dengan yang mereka terima, “tutur Sugeng kepada sejumlah wartawan.

Lebih jauh Apidsus Kejati Kepri menjelaskan, “pengembalian uang tersebut dilakukan pada bulan Desember 2021 lalu ke Kas Daerah. Dan saya sudah melihat langsung bukti pengembaliannya, “sebutnya.

Masih menurut Sugeng, “mereka memang telah mengembalikan uang itu. Artinya, apakah hal ini ada pidananya. Karena, mereka memang ingin mengakhiri konflik yang saat ini sedang terjadi. Makanya dikembalikan, “katanya.

Menjelang berakhirnya acara konferensi Pers itu, Aspidsus Kejati Kepri ini memberi penjelasan tentang rencana selanjutnya, terkait pengembalian uang tersebut.

Dikatakannya, “kami dari pihak Kejati Kepri, melalui Kepala Seksi yang ada, tentunya akan terus melakukan diskusi. Apalagi yang diperlukan untuk langkah selanjutnya. Setelah itu, kami akan mengambil kesimpulan dan akan kami beritahu ke publik.  Karena, kasus ini memang belum kelar. Insya Allah, nanti kita akan panggil lagi. Sampai saat ini, kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, “kata Aspidsus Kejati Kepri sebelum menutup acara tersebut. (Richard).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini