Berbagai Jenis Barang Asal Batam, Tampak Bebas Dipasarkan di Tanjungpinang

0
11
Foto : Salah satu lori pengangkut barang yang akan masuk ke dalam kapal (23/11/2022). 

Bintan, gebraknusantara.co.id

Frekuensi arus barang dari Batam ke pulau Bintan, kian hari tampak semakin meningkat. Meskipun kedua kota itu dipisah oleh laut, namun berbagai jenis barang asal Batam selalu lancar masuk ke Pulau Bintan.

Batam, yang dijuluki kota industri, memang digandrungi para pengusaha antar pulau di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini. Apalagi kota Batam sebagai kawasan Berikat, tentu saja banyak komoditi luar maupun lokal yang bisa dibisniskan.

Kelancaran berbisnis antar pulau yang menggiurkan ini, belakangan justru semakin diminati. Membuat arus transportasi laut yang membawa berbagai jenis barang dari Batam ke pulau Bintan semakin membludak. Hal ini dapat dilihat setiap hari di sepanjang jalan Tanjung Uban ke Tanjungpinang.  Lori (Truck-red) pengangkut barang yang bobot angkutnya puluhan ton, setiap harinya  tampak terseok-seok melintasi jalan raya Tanjung Uban.

Tapi belakangan, aktivitas itu menjadi perhatian serius dari berbagai kalangan. Salah satunya dari seorang warga yang mengaku tinggal Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan. Sebut saja Jono.

Pria berkulit gelap ini memang selalu memperhatikan kapal (Boat-red) yang bermuatan sejumlah lori pengangkut barang dari Batam berlabuh diberbagai pelabuhan di Tanjung Uban. Setelah sandar, Lori itu langsung berpacu menuju tempat yang telah ditentukan.

“Saya sering memperhatikan lori pengangkut barang dari Batam itu bang. Bahkan, sering muncul tanda tanya di benak saya. Apakah barang-barang yang diangkut itu legal. Soalnya, mereka sering beroperasi malam hari. Emangnya ngurusi kelengkapan surat-surat bisa malam hari, “tuturnya polos di jalan raya Tanjung Uban (23/11/2022).

Hal senada juga disampaikan Hanny. Wanita yang mengaku pedagang di pasar Bintan Centre Tanjungpinang ini, juga diselimuti tanya, terkait legalitas barang asal kota Batam yang selalu bongkar barang dini hari di Tanjungpinang.

“Saya sering melihat lori besar yang mengangkut barang dari Batam bongkar di sembarang tempat. Barang-barang itu berizin apa nggak ya ? Apalagi bongkarnya tengah malam sampai subuh, “sebut wanita bongsor itu, saat hendak berjualan ke Pasar Bintan Centre (21/11/2022).

Disisi lain, seorang pria yang kesehariannya bekerja di Pelabuhan Punggur kota Batam, juga mencurigai sejumlah lori sarat muatan yang masuk ke dalam kapal yang akan diberangkatkan ke pulau Bintan, “Sering saya lihat lori-lori itu masuk ke dalam kapal bang. Rata-rata mereka menuju ke pulau Bintan. Herannya, lori itu masuk ke kapal tengah malam. Apa ada kantor pemerintahan beroperasi malam hari untuk menerbitkan kelengkapan izinnya, “imbuhnya (24/11/2022).

Sejumlah pelabuhan pribadi yang kerap beroperasi malam hingga.dini hari di seputar perairan Telaga Punggur Batam : Pelabuhan Teluk Nipah, milik pengusaha berinisial A. Pelabuhan milik LA, Pelabuhan milik E, Pelabuhan milik L, Pelabuhan milik An, Pelabuhan milik Ay dan Pelabuhan milik B. Kegiatan di sejumlah pelabuhan itu, beroperasi setiap hari. Pertanyaannya, kemana pihak yang berkompeten dalam melakukan pengawasan. Tak terbayangkan, berapa banyak pajak yang hilang lantaran kegiatan tersebut. Walahualam . . . (Richard/Maniur).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini