Tanpa Konfirmasi Pemilik Lahan, Tim BPN Kampar Melakukan Pengukuran Tidak Prosedural

0
108
bpn
Papan Nama Tanah Milik Syaiful Marjunis yang terletak di Jalan Wijaksana, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar yang diukur tanpa izin oleh oknum Pegawai BPN Kabupaten Kampar.
Riau, gebraknusantara.co.id – Pemilik lahan di jalan Wijaksana, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Syaiful Marjunis memprotes tindakan oknum pegawai Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Kampar, Arco Saputra. Karena diduga telah melakukan pengukuran lahan tanpa seizin pemilik pada Rabu (17/11).

Menurut keterangan Syaiful Marjunis sebagai pemilik lahan disaat mau memanen sawit, dirinya merasa heran melihat oknum pegawai Badan Pertanahan Negara bernama Safri melakukan proses pengukuran dengan mengambil koordinat di lahan miliknya tanpa ada pemberitahuan dan konfirmasi.
“Saya keberatan atas tindakan oknum BPN tersebut karena melakukan pengukuran tanpa koordiansi dan terkesan tidak prosedural, karena itu saya meminta kepada pihak BPN Kabupaten Kampar untuk bisa mengklarifikasi kejadian pengukuran yang terkesan liar itu dan untuk bisa menegur oknum pegawai Badan Pertanahan Negara tersebut jika memang melakukan pengukuran diluar prosedural,”ungkap Syaiful Marjunis.

Ketika dikonfirmasi kepada Kepala Kantor BPN (Kakan BPN) Kabupaten Kampar Dedi Kurniawan melalui pesan singkat (Whatsapp, Kamis (18/11) menjelaskan penugasan Arco Saputra berdasarkan surat tugas dari ketua pelaksana pengadaan tanah, dan masih dari pengakuan Dedi Kurniawan pengukuran saat itu dilaksanakan untuk mengetahui apakah lahan itu masuk ke trace tol apa tidak.
“Untuk lebih lanjut bapak bisa tanyakan langsung ke Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Negara Provinsi Riau, “tutur Dedi Kurniawan.

Menindak lanjuti hal tersebut, Kuasa Hukum Syaiful Marjunis, H. Aswin E Siregar, SH. MH. CTL menegaskan, akan menempuh jalur hukum. Khususnya Pidana, jika terjadi kekeliruan dipermasalahan tersebut.
“Jika terkait pengukuran proyek jalan tol mengapa harus tanah pak Syaiful Marjunis yang ikut juga di ukur, “ujar H. Aswin E Siregar. (Joell)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini