Brigjen Jimmy, Pekerja Migran Indonesia Tak Perlu Khawatir Ikuti Karantina

0
4
Pekerja Migran Indonesia
Kepri, gebraknusantara.co.idKetua Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui pintu perlintasan Provinsi Kepulauan Riau, Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu meminta kepada semua Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari luar negeri, untuk tidak khawatir dalam mengikuti aturan karantina yang dibuat oleh pemerintah.

Pekerja Migran Indonesia

“Bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang ke Indonesia diharapkan mengikuti prosedur (karantina), PMI. Dan tidak perlu merasa cemas ataupun khawatir dalam mengikuti kebijakan tersebut. Karena pemerintah sudah menyiapkan fasilitas untuk karantina. Bahkan,  menambah titik-titik lokasi untuk menjalani masa karantina itu, “tutur Jimmy.
Pekerja Migran Indonesia

Update dari data Satuan Tugas Khusus PMI (21/01/2022) wilayah Provinsi Kepulauan Riau,  Kapenrem 033/WP Mayor Inf Reza menjelaskan, sebanyak 1.071 Orang PMI saat ini menjalani karantina. Baik dari fasilitas pemerintah maupun karantina mandiri.

Pekerja Migran Indonesia

Dari data tersebut, di Rusun Pemkot Batam Tanjunguncang sebanyak 261 orang, di Rusun BP Batam Tanjunguncang sebanyak 71 orang dan di Rusun Pemkot Putra Jaya Nihil, dan Asrama Haji 396 Orang.

Sedangkan yang melaksanakan karantina mandiri (Hotel yang telah di tetapkan) sebanyak 270 Orang. Dan Shelter P4TKI Batam Kota sebanyak 29 Orang.

Pekerja Migran Indonesia

Sedangkan di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, saat ini berjumlah 44 Orang. Mereka dirawat lantaran  terkonfirmasi Positif Covid-19. Jika dibandingkan dengan data sebelumnya, pasien di rumah sakit mengalami penurunan.

“Kami Satgas akan tetap merawat dan tetap melakukan pelayanan terhadap mereka yang sakit. Yang penting adalah bagaimana varian baru dari virus tersebut tidak bertransmisi. Dan kita berhasil mengunci dan menjaganya di pintu kedatangan, “kata Reza.

Ketua Satgassus Brigjen TNI Jimmy akan terus berupaya mencegah penularan COVID-19 pada masyarakat. Dengan lebih menggencarkan tes baik melalui whole genome sequencing (WGS) maupun S-gene target failure (SGTF) untuk melakukan skrining.

Pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di setiap pintu masuk kedatangan pelabuhan.

Oleh sebab itu, dia meminta kepada semua pihak yang menjadi pelaku perjalanan, untuk tetap menaati peraturan yang diberlakukan. Sekaligus menjalankan Protokol Kesehatan dengan lebih disiplin lagi.

“Ini tugas kita bersama. Menjadi tanggungjawab kita bersama untuk memberikan himbauan kepada pelaku perjalanan untuk tetap mengikuti prosedur ini, “tegas Reza. (***).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini