Dampak-Dampak Dari Pembelajaran Daring

0
131
pembelajaran daring
Nurzabera, Mahasiswi UMRAH, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Tanjungpinang, gebraknusantara.co.idSaat ini semua negara yang ada di dunia sedang menghadapi wabah Pandemi Covid-19. Berbagai aktivitas pun telah dibatasi oleh pemerintah, termasuk sistem pembelajaran daring.

Untuk mencegah penularan Covid-19 ini, banyaknya aktivitas yang dibatasi, sangat berdampak dan berpengaruh terhadap dan masyarakat.  Khususnya di dunia pendidikan.

Di Indonesia, pembelajaran daring sudah dijalankan selama kurang lebih 2 tahun. Baik itu untuk sekolah tingkat dasar, menengah pertama, menengah atas, bahkan perguruan tinggi pun melakukan pembelanjaran secara daring.

Pemerintah Indonesia pun tak henti-hentinya menghimbau masyarakat untuk menerapkan social distancing. Bahkan, berbagai cara telah diupayakan  untuk mencegah penularan Covid-19 ini. Antara lain : (1). Isolasi mandiri bagi warga yang diduga terjangkit atau terpapar virus Covid-19. (2). Larangan untuk berkumpul atau berkerumun. (3). Membatasi perjalanan Nasional atau Internasional. Seperti kapal, pesawat dan lain-lain. (4). Penutupan toko-toko, restoran, hingga sekolah.

IMG 20211102 143736 compress0

Pembelajaran secara daring,  merupakan pembelajaran tanpa tatap muka antara pengajar dan peserta didiknya. Dengan pembelajaran daring, bisa meningkatkan pengetahuan kita tentang Internet. Yang sebelumnya kita manfaatkan sebagaimana semestinya. Pembelajaran yang awalnya dilakukan di sekolah, kini diganti dengan pembelajaran yang dilakukan di rumah. Belum diketahui secara pasti, kapan pandemi ini akan berakhir.  Sehingga, pembelajaran daring merupakan salah satu alternatif yang menjadi kebutuhan untuk dijalani dan dipenuhi oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Pandemi Covid-19 berdampak pada bidang pendidikan. Yaitu,  pembelajaran tidak diperbolehkan bertatap muka di sekolah, sebagaimana semestinya. Melainkan, dilakukan di rumah. Sehingga,  aktivitas belajar dan mengajar dilakukan melalui daring atau pembelajaran online dari rumah.  Dengan menggunakan teknologi sebagai sarananya.

Salah satu hal yang ditakutkan ketika pembelajaran daring terus menerus dilakukan, yaitu siswa dan guru jadi berkurang dalam berinteraksi atau timbal balik. Guru kurang peduli dengan apa yang dihadapi oleh siswanya. Contohnya, ketika ada gangguan jaringan saat pembelajaran berlangsung, guru terkadang terkesan cuek dan tidak memperdulikan akan hal itu.

Selain itu, penanaman nilai karakter anak menjadi menurun dan berkurang. Pendidikan atau penanaman karakter sangat penting sebagai landasan kita dalam berperilaku. Dan hal ini bertujuan agar anak memiliki kepribadian yang lebih baik.
Dalam penanaman karakter mandiri, selama pembelajaran daring, perlu adanya kerja sama antara guru dengan orang tua atau wali murid.

Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan yaitu, dengan membersihkan tempat tidur, membuat tugas dengan baik dan tepat waktu, dan disiplin. Lalu ketika siswa melakukan kegiatannya orang tua bisa mendokumentasikan lalu memberitahukan kepada guru,  bahwa siswa telah mengerjakan tugasnya. Hal ini merupakan salah satu langkah yang baik dalam penanaman karakter mandiri pada siswa.

Dampak negatif dari pembelajaran daring ini, siswa akan sangat kurang dalam bersosialisasi. Mereka lebih terfokus dengan handphone yang mereka gunakan saat belajar. Bahkan, ketika bertemu dengan teman-temannya,  handphone yang selalu mereka pegang dan tidak banyak interaksi dengan temannya.

Selain itu, ada juga dari beberapa siswa dan mahasiswa yang tidak menerima bantuan kouta Internet dari pemerintah. Sehingga mereka kesulitan untuk mengikuti pembelajaran ketika berlangsung akibat tidak memiliki kouta, apalagi kebutuhan ekonomi mereka tidak mencukupi.

Kegiatan belajar tatap muka di kelas, akan menghasilkan pencapaian akademik yang lebih baik ketimbang pembelajaran jarak jauh. Siswa lebih antusias dan banyak ingin bertanya mengenai materi yang diberikan. Tetapi ketika belajar melalui daring, mereka lebih banyak bersantai dan bermain-main.  Sehingga, mereka tidak paham pada materi yang telah dijelaskan oleh gurunya ketika pembelajaran berlangsung. Dan ketika ditanya jawaban mereka tidak tau dan belum paham.

Adapun dampak positif dari pembelajaran daring ini kita bisa lebih mengetahui tentang Internet. Kita bisa lebih memanfaatkan dan menggunakan Internet dengan bijak. Kita juga bisa memunculkan kreativitas kita tanpa batas. Bukan hanya guru, dosen tetapi siswa dan mahasiswa juga bisa menemukan kreatifitas baru yang ada dalam dirinya dan menjalankan serta menghadirkan proses pembelajaran yang efisien dan efektif. Sehingga proses pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak membosankan.

Guru juga menjadi lebih jelek teknologi. Selain itu Internet juga sebagai sumber informasi yang positif. Jika proses pembelajaran sebelumnya menggunakan buku cetak sebagai sumber belajar utama, maka dalam proses online, internet merupakan sumber informasi yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi terkait pelajaran yang diajarkan dengan mencari referensi-referensi dari internet.

Dari Penulis :

Nama : Nurzabera, Mahasiswi UMRAH, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini