Disdik Tanjungpinang Wacanakan Belajar Tatap Muka Mulai 18 Januari 2021 Mendatang

0
96
IMG 20201223 145005Atmadinata, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. 

Tanjungpinang, gebraknusantara.co.id

Bencana Pandemi Covid-19 yang melanda semua sektor kehidupan, membuat roda perekonomian terkesan lumpuh. Bukan hanya itu, dunia pendidikan pun ikut terpuruk dibuatnya.

Alih-alih, siswa yang seyogianya belajar di sekolah, harus di rumahkan. Artinya, mengikuti pelajaran sekolah harus melalui Daring. Peristiwa seperti ini hampir setahun berlangsung.

Sama halnya dengan kondisi di Tanjungpinang. Umumnya para siswa di daerah ini masih menerapkan sistem belajar melalui layanan Daring. Bahkan belakangan, rasa jenuh belajar dari rumah, mulai menghantui para siswa di kota Segantang Lada ini. Hal tersebut terjadi, lantaran terlalu lama libur.

Namun, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang punya jurus jitu untuk mengatasinya. Direncanakan, akan diterapkan belajar secara tatap muka bagi siswa SD dan SMP. Dan hal tersebut akan dibuka mulai tanggal 18 Januari 2021 mendatang, “paling cepat akan kita buka 18 Januari 2021 mendatang. Itu harapan kita, “ujar Adma kepada wartawan, Rabu (23/12/2020).

Diakuinya, penerapan sekolah tatap muka nantinya akan dilakukan bertahap. Dimulai dari sekolah pinggiran yang ada di Tanjungpinang, “tuturnya.

Penerapannya juga sama. Katanya melanjutkan. Posisi siswa harus berjarak. Kemarin kan kita sudah terapkan 13 sekolah masuk. Dalam hal ini, Disdik Tanjunpinang tidak boleh salah dalam mengambil keputusan. Jika sudah tau banyak kasus Covid-19, maka harus bijaksana dalam mengambil keputusan. Dalam hal ini, menetapkan jadwal tatap muka, “ungkapnya.

Masih menurut Kadisdik kota Tanjungpinang. “Pertimbangan kesehatan warga sekolah lebih utama. Memang hal tersebut hak siswa. Namun ada yang lebih penting. Presiden juga sering menyampaikan, bahwa keselamatan rakyat adalah sumber hukum tertinggi, “imbuhnya.

IMG 20201223 145042Sholikin, berfoto bersama Kadisdik Tanjungpinang.

Disisi lain, Sholikin, seorang warga yang sangat prihatin terhadap dunia pendidikan belakangan ini, merasa senang dengan wacana Kadisdik tersebut. Menurutnya, “kalau memang begitu rencana kepala dinas pendidikan kita ini, saya rasa pantas diberi acungan jempol. Paling tidak, anak-anak kita bisa kembali belajar seperti semula. Tapi, harus tetap di dalam koridor Protokol Kesehatan, “sebutnya. (Ahin).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here