HMJ Ekonomi Syariah STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang Lakukan Latihan Ecobrick

0
104
IMG 20201116 160053Dengan tekun, para mahasiswa STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang mengolah sampah menjadi barang yang berguna. 

Tanjungpinang, gebraknusantara.co.id

Pengelolaan sampah di Indonesia masih menjadi masalah yang belum terselesaikan. Negara Indonesia menduduki peringkat kedua dunia penghasil sampah plastik terbesar setelah China.

Penggunaan sampah plastik merupakan sumber utama penumpukan sampah yang sulit diuraikan. Sedangkan pemusnahan dengan cara membakar, hanya akan memperburuk kesehatan. Karena, zat Dioksi yang dihasilkannya, akan mencemari udara. Oleh karena itu, sebaiknya diterapkan sistem yang lebih simple tapi efektif. Untuk menanggulangi sampah plastik, baiknya dilakukan dengan system Ecobrick.

IMG 20201116 160031

Ecobrick adalah suatu metode yang dapat meminimalisir pemusnahan sampah. Dengan media botol plastik diisi penuh dengan sampah anorganik (sampah yang tidak dapat diuraikan atau membutukan waktu yang lama untuk terurai).  Metode ini sudah mulai dilaksanakan oleh beberapa anggota Ecobrick.

Terkai hal tersebut diatas, Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah ( HMJ ESY) STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang, dikordinir oleh  DEMA Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum, hari sabtu 14 November 2020 bersama kepala Prodi ESY, yaitu bapak Eko Hermawan, M. Ak dan Yasmadi, selaku ketua RT 003 RW012 Kampung Sidomulyo Kelurahan Batu Sembilan Kecamatan Tanjungpinang Timur, mulai menerapkan metode tersebut.

IMG 20201116 160143

Langkah pertama, dilakukan pengumpulan Sampah Plastik di lingkungan sekitar. Setelah terkumpul, semua sampah-sampah itu dipotong menjadi beberapa bagian potongan kecil. Kemudian, potongan sampah itu dimasukkan ke dalam botol bekas. Baiknya, masukkan potongan sampah yang warnanya serupa dengan warna botol.

IMG 20201116 WA0057

Isilah botol sampai padat. Dan usahakan dibuat Serapi mungkin. Ini dilakukan berulang-ulang dengan warna yang berbeda. Hal ini dilakukan agar botol terlihat lebih rapi dan menarik. Botol-botol ini nantinya dapat disusun, dirangkai, dan disatukan sedemikian rupa dengan bantuan lem perekat.  Agar nantinya dapat dijadikan sebagai produk furniture sederhana.

Seperti Kursi, Meja dan benda lainnya. Kegiatan ini dilakukan semata-mata untuk mengurangi Sampah Plastik. Serta mendaur ulang untuk dijadikan barang yang lebih berguna dan bermanfaat. (***).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here