JPKP Desak Gubernur Ansar Segera Memeriksa Internal Kepemimpinan Said Nursyahdu.

0
12

Kepri, gebraknusantara.co.id

Gonjang-ganjing soal Spanduk bertuliskan Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Permukiman (Perkim) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Minta Jatah Fee Proyek kepada bawahan, tampaknya kian seru.

download compress56

Pertengahan Juli kemarin, masyarakat Tanjungpinang dikejutkan dengan temuan Spanduk tersebut. Bahkan,  sejumlah media Online di kota Gurindam inipun ikut meramaikannya.

Tapi Ansar Ahmad, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), punya jurus jitu untuk meredam kehebohan itu. Ansar gerak cepat menetralisir situasi. Saat itu, Ansar berjanji di depan sejumlah wartawan, akan melakukan pengecekan terkait  kebenaran tulisan di Spanduk itu.

IMG 20220727 154752 compress72

Bukan hanya itu. Ansar juga akan memberi pembinaan terhadap oknum Kepala Dinas dimaksud, “Kita cek dulu, saya akan minta untuk dilakukan pembinaan, “ujar Ansar kepada wartawan saat itu.

Sejak munculnya Spanduk Siluman itu, nama Kadis Perkim Provinsi Kepri pun jadi bahan gunjingan di tengah-tengah masyarakat.

Herannya, sampai berita ini  diunggah, belum terdengar tindak lanjutnya. Sejauh mana pembinaan yang dilakukan pak Gubernur terhadap Kadis Perkim itu. Hal ini membuat Adya, ketua organisasi Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Provinsi Kepri heran.

Tak pelak. Akhirnya, LSM JPKP pun membuat aksi membentangkan Spanduk bertuliskan, “Kami Meminta Gubernur Ansar Menuntaskan Perkara Spanduk Jatah Fee Proyek Kadis Perkim Provinsi. Jika Tidak Kelar Perkara ini, Kami Menduga Ada Kongkalikong Gubernur Bersama Kadis Perkim, “bunyi tulisan di Spanduk yang dibentangkan LSM JPKP. Tujuannya, mengkritik dan mendesak Gubernur agar memeriksa internal Dinas Perkim. Spanduk tersebut, dibentangkan Rabu (27/07/2022) di Tugu Provinsi Kepri di Dompak.

Adya, Ketua LSM JPKP Provinsi Kepri menyebutkan, “demi keterbukaan publik dan pemerintahan yang transparan, kami meminta Gubernur Ansar segera membentuk Tim Penyelidikan dan mengungkap kebenaran yang ada, “ujar Adiya.

Gencarnya pemberitaan terkait hal itu, Said Nursyahdu juga  menyempatkan diri untuk mengklarifikasinya. Kepada salah satu media Online di kota Tanjungpinang, Kadis Perkim ini mengatakan, “teror spanduk tak bertuan itu, hanya untuk mengadu domba. Kita tidak bisa menduga motif spanduk itu apa. Karena tak jelas siapa dan tidak mendasar, “kata Said kepada salah satu media Online beberapa waktu lalu.

Disisi lain, Hasan, Kadis Kominfo Provinsi Kepri coba diminta tanggapannya melalui layanan WA (28/07/2022) terkait janji pak Gubernur itu. Menurut Hasan, review terkait sejumlah proyek di Dinas Perkim telah dievaluasi, “kalau soal itu, semua review tentang proyek di Dinas Perkim sudah dievaluasi. Apalagi pak Gubernur kan setiap hari Senin terus melakukan evaluasi, “ujar Hasan melalui Ponsel nya (28/07/2022). (Richard).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini