Kapolda Kepri Pimpin Langsung Pemadaman Kebakaran Hutan di Pulau Galang

0
42

IMG 20210224 105225 compress68 scaled

Batam, gebraknusantara.co.id

Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si Terjun langsung memimpin pemadaman kebakaran Hutan dan lahan di Kelurahan Galang, Pulau Galang, pada hari Selasa tanggal 23 Februari 2021 sekitar jam 16.00 Wib.

IMG 20210224 105302 compress95 scaled

Kapolda Kepri didampingi Pejabat Utama Polda Kepri, Personil Polda Kepri, Polresta Barelang, Polsek Galang dan Brimob Polda Kepri serta Tim Manggala Agni dan Ditpam BP Batam. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si., Rabu (24/2/2021).

IMG 20210224 105408 compress20 scaled

“Saat berada di lokasi Kapolda Kepri menghimbau kepada masyarakat setempat, untuk tidak melakukan pembakaran lahan, hutan dan pekarangan pada saat memasuki musim kemarau ini. Karena dampaknya akan besar dirasakan. Tidak hanya di wilayah ini. Namun di seluruh lahan dan hutan di Provinsi Kepri. Jangan sampai melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, “jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

IMG 20210224 105431 compress62 scaled

“Dalam penanggulangan kebakaran tersebut, diturunkan Mobil AWC Polresta Barelang, AWC Sat Brimobda Polda Kepri, Ditpam BP Batam dan Tim Manggala Agni ke area sekitaran yang terbakar, untuk melakukan tindakan penyiraman. Dan dari hasil pengamatan sekitar ± 10 Hektar lahan dan Hutan mengalami kebakaran. Tim terus berjibaku melakukan penyemprotan hingga malam hari. Semoga saja kebakaran ini cepat terkendali dan berhasil dipadamkan, “tutur Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Provinsi Kepri, untuk bersama-sama mencegah pembakaran hutan dan lahan.  Dimana dampak yang akan terjadi sangatlah besar. Dari Infeksi Saluran Pernapasan Atas atau ISPA. Jika kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan sampai ke Negara tetangga, tentunya akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat di Negara yang terkena kabut asap tersebut, “himbau Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

“Dalam Undang-undang Kehutanan menyatakan pembakaran hutan merupakan pelanggaran hukum yang diancam dengan sanksi pidana dan denda. Seperti yang dijelaskan di dalam Pasal 78 Ayat 3 UU 41/1999 menerangkan, bahwa pembakaran hutan dengan sengaja maka dikenakan pidana paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. Sedangkan pada Ayat 4 pasal tersebut menyatakan, pelanggar karena kelalaiannya diancam pidana 15 tahun dengan denda paling banyak Rp 1,5 miliar dan sanksi bagi pelaku pembakaran lahan sesuai Pasal 108 UU PPLH diancam pidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 10 tahun serta denda antara Rp 3-10 miliar, “tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. (***).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini