Pasangan Soerya-Iman Diyakini Unggul di Pilgub Kepri 2020

0
57

IMG 20200908 131124Pasangan Soerya-Iman sedang mengikuti acara di kediaman Lis Darmansyah, di Tanjungpinang.

Tanjungpinang, gebtaknusantara.co.id

Sebelum mendaftarkan diri di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jum’at (04/09/2020) kemarin, pasangan calon Gubernur Provinsi Kepri, Dr. H. Muhammad Soerya Respationo SH MH – Iman Sutiawan SE, menggelar acara kekeluargaan di kediaman Lis Darmansyah, di Tanjungpinang.

Acara yang penuh hidmat dan kekeluargaan itu tampak begitu bersahaja. Selain kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI), kader dari Partai Pengusung juga ikut dalam acara tersebut. Seperti dari Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Begitu juga dari partai pendukung.

Semarak acara syukuran itu tampak biasa-biasa saja. Segenap undangan yang hadir terlihat ceria. Demikian juga dengan mimik wajah Soerya. Saat itu  tampak bersemangat dibarengi sesekali melepas senyum kepada siapa saja yang menyapanya. Masing-masing undangan tampak sibuk dengan kegiatannya. Ada yang saling ngobrol, ada juga yang asyik dengan handphone di genggamannya.

IMG 20200908 101128Salah seorang undangan sedang menyampaikan sesuatu di acara yang berlangsung di kediaman Lis Darmansyah.

Namun suasana mendadak berubah. Pandangan orang-orang yang hadir saat justru spontan tertuju kepada Dr. H. Muhammad Soerya Respationo SH MH.

Soerya saat itu tampak melepas kacamatanya, sembari menyeka linangan air mata yang tertahan di sudut matanya.
Hal itu terjadi ketika Ketua Partai Gelora Kepri membacakan Alfatihah yang dikhususkan untuk almarhumah Rekavery (Istri Soerya).

Melihat adegan spontan dan mengherankan itu, sontak  sejumlah tanggapan pun muncul dari undangan yang hadir.
“Saya sungguh terkejut dan gak nyangka loh. Koq pak Soerya sampai meneteskan air mata nya, “kata salah seorang undangan.

Sama halnya dengan celoteh pria jangkung yang duduk di sebelahnya, “saya pun tak nyangka kalau pak Soerya bisa meneteskan air matanya. Padahal jika dilihat kesehariannya, pak Soerya inikan type lelaki yang kuat dan tangguh, “katanya polos.

Mendengar celoteh kedua orang ini, undangan lainnya pun ikut nimbrung, “kalau saya menilai, pak Soerya tak tahan mendengar alunan bacaan Alfatihah itu. Membuat beliau teringat dengan Almarhumah istrinya. Makanya sampai meneteskan air mata, “katanya.
Jadi, katanya melanjutkan. “inilah ciri orang yang memiliki rasa cinta yang sangat mendalam. Begitu juga rasa cintanya terhadap Provinsi Kepri. Karena memang, begitu besar perhatiannya terhadap Provinsi Kepri, “ucapnya.

Jika bicara cinta, sambungnya. Saya ada cerita sedikit. Pada bulan Juni lalu, saya bertandang ke kediaman pak Soerya. Kebetulan ketemu sama beliau. Iseng-iseng saya coba tanyakan tentang besarnya peluang beliau untuk menjadi salah satu Menteri di Kabinet Jokowi pada tahun 2015 lalu. Soalnya, Soerya merupakan Ketua Pemenangan Pileg dan Pilpres se-Sumatera. Jadi, sah-sah saja jika pak Jokowi dan ibu Megawati membalas budi dengan jabatan Menteri. Tapi, pak Soerya berkata lain, “ujarnya.

“Maaf ya mas. Saya tahu, bahkan Ibu (Megawati-red) pernah beberapa kali meminta saya agar bersedia menjadi Menteri Pak Jokowi. Tapi saya tolak. Saya bilang, biar saya tetap di daerah, “ucap pria ini meniru ucapan Soerya.

Pria inipun melanjutkan ceritanya. “Saya tak berambisi jadi Menteri. meski jabatan itu mudah saya dapatkan mas. Saya ini sudah terlanjur jatuh cinta sama Kepri. Jadi, biarlah saya disini saja, “sebutnya mengulangi obrolannya dengan pak Soerya.

Masih menurutnya. Jika cinta sudah memilih, pastilah akan diperjuangkan..
Bukan lagi soal rasional atau tidak. Ini sudah menjadi soal hati yang tertawan. Artinya, saya jadi paham, mengapa pak Soerya tetap di Batam. Meski tanpa jabatan apapun selama 5 tahun ini. Yang pasti, ini adalah perkara cinta. Dan seorang Soerya tetap mencintai masyarakat Kepri. (***).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here