Satgas Khusus Penanganan Pemulangan Pekerja Migran Indonesia Berpesan Agar Tetap Patuhi Prokes

0
64
Pekerja Migran Indonesia
Batam, gebraknusantara.co.id – Sebanyak 947 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia dan singapura masih menjalani perawatan mandiri (7 Hotel yang telah di tetapkan) maupun yang telah disiapkan oleh pemerintah (Rusun), sebagai bagian dari protokol pemulangan PMI ke Tanah Air.

IMG 20211116 210108 compress75

“Total 16 November 2021 sebanyak 947 orang Pekerja Migran Indonesia membuka jalan, 922 PMI/WNI, dan 25 Orang WNA,” kata Pjs Kepala Penerangan Korem 033/WP, Mayor Inf Reza Fahlevi.

Reza juga menjelaskan PMI dikarantina di antaranya Rusun Pemkot Batam Tanjung Uncang sebanyak 358 orang, di Rusun BP Batam Tanjunguncang sebanyak 211 orang dan di Rusun Pemkot Putra Jaya sebanyak 208 orang.

IMG 20211116 210200 compress92

Sedangkan yang melaksanakan mandiri (7 Hotel yang telah di tetapkan) sebanyak 88 Orang dan Shelter P4TKI Batam Kota sebanyak 5 Orang.

sementara itu PMI yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) pulau galang sebanyak 77 Orang di rawat dimana mereka terkonfirmasi positif Covid-19.

IMG 20211116 210219 compress17

Update data tersebut dari Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan Pemulangan Pekerja Migran Indonesia Covid-19 Daerah Perlintasan di Wilayah Provinsi Kepri,”ujarnya.

PMI dalam setiap hari nya selalu datang dan ada juga yang keluar (selesei pelaksanaan), dan setiap hari proses dalam pemulangan PMI ke Indonesia selalu di laksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Kepala Satuan Tugas

IMG 20211116 210144 compress22

 Khusus (Satgatsus) Pelintasan Pekerja Migran Indonesia di Wilayah Kepri Batam Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu S.Hub, Int, melalui Kapenrem mengatakan bahwa dalam mengantisipasi kedatangan rekan2 PMI dari
Dua Negara Malaysia dan Singapura. Ada beberapa hal yang dilaksanakan.

1) memaksimalkan strategi PERJALANAN (3 & 5 Hari), awal diterima di Rapid Antigen & PCR ke-1 & stlh hr ke 2 atau hr ke 4 dilaks PCR ke-2 (bila sdh divaksin Dosis-1 maka utk Karantina 5 hr & bila sdh di Vaksin 2 Dosis maka di laksanakan Karantina 3 hr) serta yg di Vaksin dilaks 5 jam baik di Lokasi Karantina Mandiri maupun Lokasi Karantina Terpusat di Rusunawa BP Batam, Putrajaya & Pemko Batam. bila Positif akan di Evakuasi ke RSKI Pulau Galang Batam.

2) Vaksinasi 5M & Serbuan yang terus kita laksanakan bersama jajaran Korem 033/WP, Polda Kepri, Pemprov, Pemkab/Pemkot, Binda Kepri & Jajaran TNI lainnya serta Asosiasi dari APINDO & beberapa Yayasan Keagamaan lainnya secara Massif.

3) selain itu, kita proaktif menerapkan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Hal ini untuk menekan Kepositifan Tingkat perlu diperketat demi mencegah penyaluran dari bagian varian Delta hingga mempertahankan penurunan keadaan saat ini sedang berlangsung. “Agar dapat mencegah masuknya semua jenis varian baru sekaligus meminimalisir pembentukan mutasi baru melalui pintu masuk Kota Batam ini,” ujar Reza.

Satuan Tugas Khusus Pemulangan Pekerja Migran Indonesia berpesan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan jangan kendor dan lengah karna virus Covid-19 ini belum selesai.

“Kita tau dimana dan kapan virus ini ada dan usai, kewajiban kita bersama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, guna kesehatan diri sendiri dan kelompok, kita sama-sama agar virus Covid-19 ini tidak meluas dan bahkan usai sesuai harapan kita. (Ahin).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini