Pelabuhan Tanjung Mocoh di Tanjungpinang Diharapkan Segera Dioperasikan

0
98
IMG 20210326 113633 compress20 scaledH. Mappeati, Kepala KSOP Kelas II Tanjungpinang.

Tanjungpinang, gebraknusantara.co.id 

Keberadaan Pelabuhan Tanjung Mocoh di Dompak Kelurahan Bukit Bestari kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri),  kini mulai jadi sorotan. Tak sedikit masyarakat menginginkan pelabuhan yang menghabiskan biaya puluhan miliar rupiah itu, segera dioperasikan.

IMG 20210326 113420 compress36 scaled

Jumat (26/03/2021), H. Mappeati, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Tanjungpinang ini ditemui di kantornya. Guna menanyakan kelanjutan pengoperasian Pelabuhan tersebut. Menurutnya,  telah diupayakan untuk segera mengoperasikan pelabuhan tersebut,

IMG 20210326 140107 compress53 scaledFoto suasana peresmian pelabuhan Tanjung Mocoh di Tanjungpinang milik KSOP. 

“Kami sudah menanyakan soal pelabuhan itu. Cuma kendalanya sekarang, di lokasi itu belum ada jaringan listrik dan air PDAM. Kalau mengenai Detail Engineering Design (DED) nya, itu berada di kantor Free Trade Zone (FTZ) Bintan-Tanjungpinang, “ucap Mappeati di ruang rapat kantor KSOP.

Sebenarnya, kata Mappeati melanjutkan. Anggaran untuk segera mengoperasikan pelabuhan itu sudah ada. Tapi, anggaran itu ditarik kembali ke pusat. Padahal, masih banyak lagi yang harus dibangun di lokasi pelabuhan itu. Seperti Gudang, bangunan perkantoran, dan sarana lainnya, “beber Mappeati.

IMG 20210326 140149 compress80 scaledDetail Engineering Design (DED) milik KSOP Kelas II Tanjungpinang.

Masih menurut kepala KSOP kelas II Tanjungpinang. Jadi, sampai sekarang belum ada kejelasan dari pihak FTZ. Karena memang, kawasan itu termasuk kawasan FTZ, “tutupnya.

Pelabuhan Tanjung Mocoh, merupakan pelabuhan yang dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dan proyek ini dibangun sampai 7 tahap. Bahkan, telah mengantongi izin operasi dari Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk dijadikan sebagai pelabuhan bongkar muat barang.

Setidaknya, pelabuhan tersebut bisa mengurangi antrean panjang kapal saat bongkar muat yang selama ini terjadi di Pelabuhan Sri Payung di Kijang. Apalagi sarana penunjang seperti, Navigasi, Mercusuar serta rambu-rambu untuk mengatur dan mengarahkan posisi kapal telah tersedia.

Penjelasan Kepala KSOP Kelas II Tanjungpinang ini, baiknya segera direspon oleh pihak-pihak yang terkait dengan pelabuhan tersebut. Jika pelabuhan bongkar muat itu beroperasi, bisa merekrut banyak tenaga kerja di daerah ini. (Richard).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini