Pemko Tanjungpinang Lakukan Banding ke PTUN, Tapi Tak Datang Saat Persidangan

0
54
PTUN
Suasana persidangan di ruang sidang PTUN Tanjungpinang di Batam tampak sepi, lantaran hanya dihadiri Termohon. 
Tanjungpinang, gebraknusantara.co.id – Sengketa Informasi, antara Sholikin, warga jalan Soekarno Hatta Tanjungpinang, melawan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, berlanjut ke PTUN atau Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjungpinang di Batam.

Hal tersebut terjadi lantaran pihak Pemko Tanjungpinang melakukan banding atas kekalahannya di persidangan Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) beberapa waktu lalu.

Sesuai jadwal persidangan yang tertuang di surat panggilan PTUN Tanjungpinang, bahwa persidangan akan digelar pada hari Senin (09/08/2021) pukul 09.30 wib. Dan Sholikin yang patuh akan jadwal persidangan itu, langsung datang tepat waktu.

IMG 20210810 101637 compress17 scaled
Lembaran surat panggilan dari PTUN yang menetapkan waktu persidangan pukul 09.30 wib. 

Namun, pihak Pemko Tanjungpinang sebagai Pemohon, justru tak hadir. Bahkan, ditunggu sampai satu jam. Tapi, yang ditunggu tak juga menampakkan diri. Membuat majelis Hakim terheran. Dan akhirnya, Majelis Hakim pun menggelar persidangan, walau hanya dihadiri Sholikin.

Dalam proses persidangan, Ketua Majelis Hakim sempat menyebutkan, “bagaimana Pemko Tanjungpinang ini ? Koq mereka tak datang ? Padahal, mereka yang memohon, “gumam
Azzahrani SH MH, Ketua Majelis Hakim di ruang sidang.

Sidang Perkara Sengketa Informasi ini, telah bergulir sejak beberapa bulan lalu di Komisi Informasi (KI) Provinsi Kepri. Dan putusan pengadilan KI memenangkan Sholikin. Namun, Pemko Tanjungpinang melakukan Banding ke PTUN Tanjungpinang di Batam atas kekalahannya.

Herannya, mereka yang memohon, malah mereka yang tidak menghadiri persidangan itu. Sikap tak terpuji seperti inilah yang tak patut dicontoh. Apalagi yang berkaitan dengan lembaga negara.

Sidang perkara Sengketa Informasi di Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjungpinang di Batam itu, dipimpin Azzahrani SH, MH. Didampingi dua Hakim anggota, Hari Purnomo, SH dan
Vivi Ayunita Kusumandari, SH. Dan seorang Panitera pembantu bernama Sry Agustina Tarigan, SH.

Sebelum sidang ditutup, ketua Majelis Hakim berencana akan menggelar sidang berikutnya pada hari Senin (16/08/2021) mendatang.

Disisi lain, seorang warga kota Tanjungpinang berceloteh terkait sikap Pemko Tanjungpinang itu, “Memang heran juga kalau mengikuti proses persidangan banding itu. Kenapa yang memohon tak datang. Sementara Termohon kooperatif mengikutinya. Jadi, tak ada alasan sebenarnya. Apalagi sama-sama dari Tanjungpinang.  Maksudnya apa ? Hal inikan sangat memalukan, “ujar warga tersebut di salah satu warung kopi di bilangan Bintan Centre Tanjungpinang (10/08/2021).

Jika diamati, sikap Pemko Tanjungpinang yang tak hadir pada persidangan yang dimohonkannya itu, memang sangat mengundang tanya.  untuk apa sebenarnya melakukan banding. Mendingan anggaran untuk biaya transportasi ke Batam diberikan saja kepada masyarakat yang saat ini perekonomiannya sedang sulit, lantaran bencana Pandemi Covid-19.  (Richard).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini