Penerapan PPKM Mikro Diharapkan Dapat Mengendalikan Penularan Covid-19

0
46
ppkm mikro covid-19
Tanjungpinang, gebraknusantara.co.idDalam upaya menangani kasus COVID-19 di Indonesia, istilah yang digunakan untuk menangani kasus ini pun terus bergulir. Saat ini Pemerintah sendiri memperkenalkan istilah baru, yakni PPKM MIKRO (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro).

Payung hukum yang mengatur tentang PPKM Mikro dan Posko, yaitu Instrumen Menteri Dalam Negeri Nomor 04 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro, dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Tingkat Desa dan Kelurahan. Hal ini berguna untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

ppkm mikro covid-19
Ilustrasi Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro (PKKM Mikro). 

Dan diterbikannya Surat Edaran (SE) Ketua Satgas Covid-19 Nomor 10 Tahun 2021 tentang Perpanjang Ketentuan Pembentukan Pos Komando Penanganan Corona Virus Disease 2019. Dalam Rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Tingkat Desa/Kelurahan.

Kebijakan PPKM MIKRO sebagai upaya pengendalian penularan di tingkat terkecil. Penguatan terhadap upaya 3T yaitu Testing, Tracing, dan Treatment secara bergotong royong. Hal ini akan meningkatkan upaya kesembuhan dan mencegah penularan.

Pelaksanaan Testing diterapkan dengan cara melakukan Swab-Test Antigen secara gratis kepada masyarakat di Desa/Kelurahan yang akan disediakan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes), dengan menggunakan Fasilitas Kesehatan dan Puskesmas di wilayah masing-masing.

Proses Tracing dilakukan dengan cara penelurusan dan pelacakan lebih intensif di setiap Desa/Kelurahan, dengan menggunakan Tracer dari Babinsa/Bhabinkamtibmas yang telah dididik sebagai Tracer oleh Kemenkes.

ppkm mikro covid-19
Ilustrasi Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro (PKKM Mikro). 

Sedangkan untuk Treatment, dilakukan Isolasi Mandiri, Isolasi terpusat, perawatan di Faskes yang dikoordinasikan oleh Pos Jaga Desa/Keluruhan. Dan tak kalah penting adalah dengan mengikuti program vaksinasi yang tengah berjalan dan memasuki tahap 2.

Melalui program vaksinasi ini,  diharapkan dapat membentuk kekebalan komunitas atau Herd Immunity. Sehingga, banyak masyarakat yang akan terlindungi dari COVID-19.

Penerapan PPKM Mikro sendiri juga dibarengi dengan pemberian bantuan untuk pemenuhan kebutuhan dasar berupa beras untuk masyarakat desa Zona Merah. Dan pemberian bantuan masker kain sesuai standar untuk seluruh masyarakat desa.

Dalam pelaksanaan dan penyaluran bantuan berasa dan masker tersebut, akan dikoordinasikan oleh TNI/POLRI di tingkat Polsek dan Koramil.

Dengan diberlakukan kebijakan PPKM Mikro ini, diharapkan dapat membangun kesadaran berprotokol Kesehatan di tingkat RT/RW di seluruh Indonesia. Dan juga bagi masyarakat yang terjangkit Virus bisa cepat mendapatkan penanganan dan melakukan Isolasi Mandiri sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.

Nama : Yeni Oktavia Sannang
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat, Tanggal Lahir : Palopo, 25 Oktober 2000
Alamat : Perum Indonusa Permai Blok B. No.9
Jurusan : Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini