Pjs Gubernur Kepri Itupun Mengaku Ada Miskomunikasi Terhadap Wartawan Yang Meliputnya

0
11

IMG 20201020 121115Bhaktiar, Pjs Gubernur Provinsi Kepulauan Riau.

Tanjungpinang, gebraknusantara.co.id

Buntut maraknya sorotan media, terkait sikap Bhaktiar, Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Provinsi Kepri terhadap seorang pekerja Pers yang sedang meliput kegiatannya kemarin, berujung saling memaafkan.

Selasa, (20/10/2020), Andreas Febriko, wartawan yang tergabung di organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) ini, mendapat perlakuan kurang menyenangkan saat meliput kegiatan Pjs Gubernur Kepri di dua Pasar tradisional di Tanjungpinang. Namun, Anreas didampingi ketua organisasinya, telah dipertemukan. Dan Bhaktiar pun telah meminta maaf atas kesilafannya.

Pjs Gubernur Kepri dalam klarifikasinya mengakui, kalau  dalam agenda peninjauan pasar kemarin, tidak ada niat untuk melecehkan tugas-tugas peliputan wartawan. Seperti yang ramai diberitakan media online di Tanjungpinang. Bhaktiar juga memahami tentang tugas-tugas Jurnalistik dalam memberi informasi berita kepada masyarakat.

“Secara pribadi, kami mohon maaf kepada kawan-kawan media. Hal itu hanya Miskomunikasi di lapangan. Kegiatan kami saat itu hanya memberi contoh dan pembelajaran yang baik untuk penerapan Protokol Kesehatan pada masyarakat. Agar selalu memakai masker, “kata Pjs Gubernur Kepri saat klarifikasi kepada awak media di Gedung Daerah, Senin (19/10/2020).

Pjs Gubernur juga mengakui, masih adanya kekurangan kesiapan Protokol jajarannya dilapangan dalam mempersiapkan agenda kunjungannya ke Pasar untuk mengedukasi masyarakat menerapkan Prokes.

“Saya cek juga kondisinya. Dan saya koreksi di lapangan, ternyata persiapan untuk itu belum optimal. Untuk Humas Protokol dan penghubung, mohon di koreksi, agar lebih tepat lagi. Sehingga, tidak memunculkan kerumunan masa, “ungkapnya.

Pjs Gubernur Kepri kembali menekankan, bahwa agenda Gubernur Kepri kemarin untuk memberi pemahaman kepada warga agar kesadaran mematuhi Prokes bisa terlaksana.

“Saya juga minta sama kawan-kawan media membantu kita dalam mengedukasi masyarakat. Supaya selalu sadar dan terus mematuhi Protokol Kesehatan. Tentunya dengan memakai Masker dan cuci tangan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua IWO Tanjungpinang, Iskandarsyah mengatakan, sangat mengapresiasi permintaan maaf dari Pjs Gubernur Kepri terhadap dugaan pelecehan Wartawan itu.

“Kita sangat mengapresiasi permintaan maaf Pjs Gubernur. Dengan ini Saya selaku Ketua IWO Tanjungpinang, mewakili anggota menerima permintaan maaf beliau, “ujarnya.

Iskandarsyah juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada awak media yang sudah merespon kejadian ini.

“Mudah-mudahan sesama satu Profesi kita bisa terus kompak. Kami juga minta maaf kepada rekan-rekan awak media yang tidak bisa hadir di pertemuan tadi. Pasalnya, saat ini kita wajib menerapkan Prokes. Makanya setiap pertemuan, harus dibuat pembatasan jumlah undangan, “tutupnya. (***).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here