Program Seragam Gratis SD Dan SMP di Kabupaten Bintan Jadi Sorotan

0
280
Program Seragam Gratis
Tarmizi, anggota DPRD Kabupaten Bintan, periode 2019-2024. 
Bintan, gebraknusantara.co.id – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan yang akan menyiapkan anggaran untuk pengadaan Program Seragam Gratis untuk sekolah tingkat SD dan SMP, belakangan jadi sorotan. Pasalnya, anggaran untuk seragam sekolah itu, dianggap terlalu besar dan fantastis. Informasi yang diperoleh, anggaran yang bakal disisihkan sebesar 2.5 miliar rupiah. Dan direncanakan akan bergulir setiap tahun.
images 1 1
Foto Ilustrasi warna seragam baju SD.
Disisi lain, Jika rencana tersebut berjalan tanpa hambatan, tentunya akan sangat membantu dan meringankan beban bagi semua orang tua siswa. Namun sayang, rencana tersebut dianggap tidak sesuai dan juga dianggap tidak tepat sasaran. Seperti ungkapan Tarmizi, salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan kepada wartawan, “anak SD dan SMP akan mendapatkan Program Seragam Gratis dari dinas pendidikan yang dicomot dari  APBD sebesar kurang lebih 2.5 miliar rupiah.

 

IMG 20211018 170626
Foto ilustrasi warna baju seragam SMP.
Tapi, menurut Tarmizi, Program Seragam Gratis itu rasanya tidak tepat sasaran. Soalnya, bagi masyarakat yang tingkat ekonominya menengah keatas, termasuk ASN, Kepala Dinas maupun siswa yang orang tuanya anggota Dewan di Kabupaten Bintan, juga akan mendapatkan baju sekolah yang disubsidi oleh pemerintah, “tutur Tarmizi kepada wartawan, Senin (18/10/2021).

Selain itu, kata Tarmizi melanjutkan, “Seharusnya dinas pendidikan Bintan tidak menyamaratakan semua masyarakat Bintan. Termasuk bagi mereka yang mampu. Seharusnya baju tersebut di berikan kepada masyarakat yang tingkat ekonominya menengah ke bawah. Agar program tersebut tepat sasaran. Dan sisa anggaran dari pengadaan baju itu bisa digunakan untuk kebutuhan masyarakat yang lain, ”ucapnya kepada wartawan.

Sementara menurut Tamsir,  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, “bantuan tersebut baiknya dibagikan sama rata. Tidak ada kata bantuan untuk yang tidak mampu ataupun yang mampu.  Dan tidak ada istilah tebang pilih. Namun bantuan itu untuk semua siswa yang membutuhkan, ”ujarnya kepada wartawan (18/10/2021). (Hin).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini