Proyek SPAM Bernilai Miliaran Rupiah Roboh

0
1629
proyek spam
Kondisi dinding waduk yang telah roboh. 
Bintan, gebraknusantara.co.id – Proyek SPAM (Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum) di Kabupaten Bintan, dalam pekerjaan Pengembangan Jaringan Perpipaan Proyek SPAM di Kampung Tokojo Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, kini jadi tontonan gratis. Soalnya, Kamis (28/10/2021) kemarin, dinding waduk yang baru saja selesai dibangun roboh.

Dan air yang ada di dalam waduk tersebut langsung menguning. Padahal, udara yang ada di dalam waduk itu, sebagai air bersih yang akan dikonsumsi oleh warga sekitar.

IMG 20211029 150648 compress9 scaled
Plank papan proyek yang masih terpampang di lokasi proyek.

Wajar jika masyarakat yang tinggal di pusaran proyek belasan miliar rupiah itu merasa takjub. Apalagi proyek baru saja selesai dikerjakan. Bahkan, airnya pun belum sempat dinikmati warga.

Jumat (29/10/2021), media ini meninjau langsung ke proyek yang telah porak-poranda itu. Di luar proyek itu, tampak tiga orang lelaki yang sedang beristirahat di sebuah Pos Kamling. Ketika ditanya, salah seorang diantaranya menyebutkan, jika peristiwa robohnya dinding itu terjadi semalaman, “iya pak. Bangunan itu bangun semalaman. Memang semalaman di sana timbunan. Mungkin tanahnya belum padat. pria berusia sekitar enam puluhan itu di Pos Kamling.

IMG 20211029 230447 compress14
Rahmatuloh alias Tino, Ketua GRPK Provinsi Kepulauan Riau.

Mendengar robohnya proyek miliaran rupiah itu, Rahmatuloh alias Tino, ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Peduli Kepri (GRPK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merasa geram. Dan lelaki berpostur tubuh jangkung ini pun langsung berkomentar keras terkait dengan kontraktor yang membangun proyek tersebut.

Dikatakannya, “saya sudah melihat langsung kondisi Proyek SPAM yang di Tokojo itu. Memang sudah ambruk. Nampaknya kwalitas campuran untuk membangun dinding waduk itu tidak standar. proyek SPAM bisa roboh. Padahal, anggarannya miliaran rupiah. Untuk itu, diminta oleh aparat penegak hukum, agar segera proses pekerjaan, “beber Tino (sapaan akrab), (29/10/2021).

Sementara itu, pihak CV. Pribumi Jaya Mandiri (CV. PJM), sebagai pelaksana proyek SPAM tersebut, sampai berita ini diunggah, belum bisa dikonfirmasi. Sama halnya dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bintan. ( Richard ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here