Puluhan Warga Perum Permata Galaxy Datangi Kantor PT. Sinar Bahagia

0
174
Permata Galaxy
Tanjungpinang, gebraknusantara.co.id – Kemarau panjang yang menghantam kota Tanjungpinang sampai berbulan-bulan, membuat warga yang bermukim di Perumahan Permata Galaxy Kilometer 14 arah Tanjung Uban, Kecamatan Tanjungpinang Timur, semakin tak tahan. Lantaran air bersih yang diharapkan dari pihak Perumahan, dalam hal ini PT. Sinar Bahagia Group (SBG), tak kunjung masuk ke rumah warga.

Meskipun ada warga yang telah bertahun-tahun tinggal di perumahan Permata Galaxy. Tapi tak pernah merasakan beningnya air bersih untuk dikonsumsi. Padahal harus diakui, air adalah suatu kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan umat manusia. Tapi pihak Developer terkesan mengabaikannya. Ujung-ujungnya, puluhan warga pun mendatangi kantor PT. Sinar Bahagia Group (SBG) yang beralamat di jalan D.I.Panjaitan nomor 23 Tanjungpinang.

Di ruang kantor SBG, tampak puluhan warga perumahan Permata Galaxy menanti pihak Developer untuk menyampaikan keluhan mereka. Dan diluar kantor itu, salah seorang yang ikut nimbrung, coba ditanyakan maksud dan tujuan mereka mendatangi kantor itu,

“Kami datang kesini mau minta kejelasan dari Sinar Bahagia. Soalnya, sejak kami tinggal di perumahan Permata Galaxy, belum pernah merasakan air bersih yang seharusnya disediakan pihak perumahan. Saya tinggal diperumahan itu sudah lebih setahun. Tapi, air bersihnya tak pernah menetes sama sekali. Jadi bagaimana pertanggungjawaban mereka. Masak sampai segitu lama air tak pernah ada, “beber Luluk, ibu beranak dua, didampingi temannya.

Hal senada juga disampaikan warga lainnya. Pria yang diketahui punya usaha bengkel sepeda ini menyebutkan, dirinya juga tidak pernah merasakan air bersih selama tinggal di perumahan itu, “Iya bang. Kami mendatangi kantor ini, mau minta pertanggungjawaban pihak perumahan terkait air bersih yang tak pernah ada, “sebut pria berjenggot putih ini di depan kantor SBG.

Penjelasan kedua warga Perumahan Permata Galaxy itu bisa dipahami. Ternyata mereka cukup lama tidak pernah mendapatkan distribusi air bersih. Dan dihari yang sama, media ini coba melakukan konfirmasi pihak SBG. Diruang depan kantor itu, ditemui tiga orang staf yang sedang serius mengerjakan pekerjaannya.

Salah seorang diantaranya bernama pak Sitepu, yang menjabat sebagai Security. Tak menunggu lama. Pak Sitepu coba memberi penjelasan soal datangnya puluhan warga perumahan itu, “sebenarnya mereka datang bukan mau demo. Persoalannya, lantaran air bersih yang seharusnya sudah mereka dapat, memang sampai sekarang tak pernah ada. Makanya mereka kesini, “ujar Sitepu.

Kalau persoalan air bersih, katanya melanjutkan. Bukan lagi tanggungjawab Developer. Karna Itu sudah urusan PDAM. Sampai setakat ini, Perusahaan sudah menyiapkan pipa sampai ke setiap rumah yang ada. Namun demikian, setelah dijelaskan kepada tujuh orang utusan yang naik ke ruangan pimpinan, akhirnya ada solusi. Dan solusinya adalah, akan dibangun Sumur Bor di perumahan itu. (richard).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini