Segudang Tanggapan Terkait Razia Prokes Di Pasar Bincen Tanjungpinang

0
28
Razia Prokes
Tampak Lisdarmansah sedang berdialog dengan salah seorang petugas Prokes di lokasi pasar Bincen Tanjungpinang.
Tanjungpinang, gebraknusantara.co.id – Tindakan marah Lisdarmansah ketika melihat Satgas Prokes melakukan Razia Prokes di pasar Bintan Centre Tanjungpinang, kini viral disejumlah Media Sosial (Medsos). Bahkan, tak sedikit yang memberi pujian atas tindakan yang diambil Politisi PDIP Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini.

Satgas Prokes saat melakukan razia waktu itu, terkesan berlebihan. Ujung-ujungnya, berbagai gunjingan miring dari masyarakat pun bermunculan. Bahkan, ada warga yang mengamati persiapan petugas dalam melakukan Razia Prokes itu, dinilai kurang persiapan.

Di salah satu warung kopi, di bilangan Bintan Centre Tanjungpinang, seorang warga coba ditemui. Guna meminta tanggapannya atas kegiatan Razia Prokes yang berlangsung di pasar Bincen pagi tadi. Pria jangkung yang sedang ngopi itu tampak bersemangat mengomentarinya,

“Oohh . . . Soal kejadian yang tadi pagi ya bang. Yang saya amati, petugas dalam melakukan kegiatan Razia Prokes sepertinya kurang persiapan. Buktinya, tidak ada meja maupun kursi mereka persiapkan. Truuss . . . Peralatan medis pun tak terlihat. saat menerapkan Antigen. Sayangnya, warga yang ada di lokasi itu tadi, tidak memperhatikan persiapan petugas Prokes, “sebutnya (03/07/2021) di lokasi pasar Bincen.

Gonjang-ganjing soal Razia Prokes yang ramai dibicarakan itu, belakangan muncul tulisan dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Tanjungpinang yang beredar di group WA Wartawan Tanjungpinang. Dalam narasinya berbunyi, “Kami luruskan kembali, bahwa tidak ada yang dikejar untuk repid antigen.

Dan hal yang sama juga disampaikan direktur RSUD dr. Yunisaf. Hanya petugas Satpol PP menjaga pintu-pintu  masuk. Dan tidak ada pula Walikota menjadikan anak buah sebagai tumbal… Kebetulan pada pagi hari tadi dalam waktu bersamaan Walikota sedang berada di lokasi vaksinasi Kampung Bugis bersama Lantamal IV.

Setelah itu, baru beliau menyusul ke Pasar Bintan Centre … Repid Antigen secara acak dilakukan agar kita dapat mengetahui kondisi saat ini, bahwa belum tentu orang yang ada di keliling kita bebas covid,  justru bisa menyebarkan kepada orang lain. Angka positiv covid kian hari makin menanjak tajam.  Bahkan, hampir  tiap hari dalam sepekan terakhir ini berturut-turut 4 orang meninggal dunia. Rumah sakit penuh semua.

Bagaimana kalau kita atau salah satu anggota keluarga kita menjadi korban covid lemah tak berdaya… Bahkan,  pemakamannya pun tanpa ada keluarga dan orang tercinta melepasnya. Untuk itu, protokol kesehatan perlu diperketat.  Marilah kita sama-sama menjaga Tanjungpinang agar tetap aman dan kondusif, hidup nyaman dan sehat Terimakasih.

Membaca narasi diatas, apalagi ada kata-kata meluruskan, justru terasa aneh. Soalnya, tidak ada yang bengkok dalam kejadian itu.  Bahkan, ratusan orang warga, baik pedagang maupun pengunjung yang mau belanja,  menyaksikan kejadian itu. Lalu, apanya yang mau diluruskan ?

Membaca narasi diatas, seorang warga jalan Sukarno Hatta pun tak tinggal diam. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) DPD Provinsi Kepri ini tertarik untuk mengomentarinya. Dikatakannya, “sepertinya narasi versi group WA itu, terkesan memihak. Jelas-jelas banyak warga yang menyaksikan kejadian itu. Tapi, masih saja ada yang coba-coba meluruskannya, “sebut Sholikin. (Richard).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here