Sejumlah Nelayan Tradisional Keluhkan Pendistribusian Solar Bersubsidi Dari APMS di Desa Kawal

0
16

Bintan, gebraknusantara.co.id

Agen Premium dan Minyak Solar (APMS), masyarakat awam biasa menyebutnya Pomp Bensin, yang beroperasi desa Kawal Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan, mulai dikritik warga. Khususnya Nelayan tradisional yang ada di wilayah itu.

IMG 20220421 144904 compress97

Puluhan Jerigen minyak tampak menumpuk di belakang Pomp Bensin. 

Pasalnya, cukup banyak Nelayan tradisional di wilayah itu sering tak kebagian minyak Solar Bersubsidi untuk Bahan Bakar Perahu saat hendak melaut untuk  mencari ikan.

Selain menjual kepada umum, Pomp Bensin bernomor 16-191.716 ini, seyogianya memprioritaskan penjualan Solar Bersubsidi kepada Nelayan tradisional yang ada di Kecamatan itu. Namun yang kerap terjadi, justru Nelayan tradisional di wilayah itu, terkesan dinomorduakan dalam mendistribusikan minyak Solar Bersubsidi. Hal tersebut diakui salah seorang Nelayan tradisional kepada media ini.

Bahkan, Narasumber yang tak mau namanya dipublikasikan ini menyebutkan, bahwa pihak Pomp Bensin cenderung lebih melayani perusahaan besar dibanding Nelayan tradisional,

“Kami menilai, pihak Pomp Bensin itu lebih mengutamakan Perusahaan besar untuk menjual Solar Bersubsidi nya dibanding kepada kami. Meskipun uang untuk membeli Solar kami dahulukan agar bisa mendapatkannya,  namun selalu saja kami  dinomorduakan. Artinya, pengelola Pomp Bensin itu terkesan menerapkan pilih kasih,  “ujar Nelayan itu, sambil meminta agar namanya tidak dipublikasikan (21/04/2022).

Bukan hanya itu bang. Katanya melanjutkan. Warga yang membeli Solar Bersubsidi menggunakan wadah Jerigen dari Pomp Bensin itu, mengapa  diperbolehkan. Buktinya, banyak warga disekitar itu yang menjual Solar Bersubsidi dengan wadah Jerigen kepada Nelayan Tradisional yang membutuhkan. Kalau diamati,  dari mana warga bisa mendapatkan Solar Bersubsidi itu, “bebernya.

Terpisah, pengelola Pomp Bensin itupun dikonfirmasi melalui layanan WA ke Ponsel nya (21/04/2022). Guna menanyakan persoalan tersebut diatas. Namun, Rony, pengelola Pomp Bensin menyangkal apa yang dipertanyakan,

Menurutnya, “terkait penyaluran Solar / Bio Solar, kami melayani kendaraan umum darat, sektor perikanan (nelayan tangkap) & sektor pertanian (mesin penyiraman). Tidak ada pilh kasih dengan alasan personal. Hanya didasarkan pada surat rekomendasi yang diterbitkan dinas terkait. Pembelian Solar yang menggunakan wadah sudah dilengkapi dengan surat rekomendasi dinas terkait. Sesuai dengan Perpres 191. Barangkali untuk lebih jelas, ke kantor saja bang, “kata Rony menjawab konfirmasi melalui layanan WA (21/04/2022).

Mengingat saat ini sedang marak-maraknya gunjingan masyarakat tentang kelangkaan Minyak Goreng (Migor) di negeri ini, baiknya persoalan Solar Bersubsidi yang ada di desa Kawal itu segera ditangani pihak yang berkompeten dalam pengawasannya. Takutnya, muncul persoalan baru dibalik keluhan sejumlah Nelayan tradisional di wilayah itu. (Richard).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini