Sholikin Serahkan Berkas Kontra Memori Kasasi ke PTUN Kota Tanjungpinang

0
325
Sholikin
Lembaran Surat Tanda Terima Kontra Memori Kasasi.
Batam, gebraknusantara.co.id – Perseteruan antara Sholikin, warga Kota Tanjungpinang terkait Keterbukaan Informasi Publik (KIP), terhadap Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, mutlak dimenangkan Sholikin. Hal tersebut sesuai putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang di Batam beberapa waktu lalu.
IMG 20211109 151606 compress76 scaled
Sholikin, saat berada di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu PTUN Tanjungpinang di Batam.

Namun, sepertinya Pemerintah Kota Tanjungpinang belum mau mengakui kekalahan itu. Sehingga diambil keputusan untuk melakukan Kasasi. Padahal, sebelumnya Pemerintah Kota Tanjungpinang juga sudah melakukan banding di tingkat PTUN. Tapi, tetap saja kalah. Makanya diambil langkah lagi, dengan melakukan Kasasi.

Sesuai mekanisme persidangan, Sholikin pun harus mengikutinya. Senin (08/11/2021), tanpa didampingi rekannya, Sholikin berangkat menuju Batam, guna menghantarkan berkas Kontra Memori Kasasi ke PTUN Tanjungpinang. Hal itu harus dilakukan untuk proses kasasi di Mahkamah Agung Republik Indonesia,

“Iyaa . . . Saya datang ke Kantor PTUN Tanjungpinang ini mau mengantarkan berkas Kontra Memori Kasasi. Gunanya, untuk memenuhi kelengkapan proses Kasasi. Hal ini memang harus saya lakukan. Pasalnya, pihak Pemko Tanjungpinang melalui Sekretaris Daerah telah melakukan haknya, yaitu Kasasi, “kata Sholikin di depan gedung Pengadilan PTUN Tanjungpinang di Batam, Senin (08/11/2021).

Disisi lain, Yusdianto, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Muda Peduli Tanah Air (Gempita) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang selalu mengikuti jalannya proses sidang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) ini, sangat menyayangkan upaya Kasasi yang diambil oleh Pemko Tanjungpinang,

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Sholikin. Dan hal ini, demi tegaknya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Saya juga merasa kecewa dengan apa yang dilakukan oleh Pemko Tanjungpinang dalam mengambil langkah Kasasi.  Meskipun hal tersebut  dibenarkan. Seharusnya, pihak Pemko menghormati putusan dua lembaga peradilan Negara sebelumya. Apalagi sudah ada putusan di tingkat Banding di PTUN Tanjungpinang di Batam, “kata Yanto sapaan akrab, ketika ditemui di Komplek Bintan Centre Tanjungpinang,  Selasa (09/11/2021).

Ketua LSM ini menambahkan. Berapa banyak lagi dana yang harus di keluarkan untuk mengikuti proses persidangan upaya Kasasi tersebut, “ujarnya geram.

Hal senada juga disampaikan Suwardi, seorang warga Kota  Tanjungpinang lainnya. Lelaki yang mengaku tinggal di Jalan  Soekarno-Hatta Tanjungpinang ini menyebutkan, “kalau saya ditanya soal kemelut persidangan antara Sholikin dengan Pemko Tanjungpinang, saya hanya merasa heran. Kok persoalan sekecil itu (keterbukaan informasi publik) bisa sampai ke tingkat Kasasi. Apa ngak malu sama petinggi-petinggi di Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia. Selain itu, jika berlanjut sampai ke Persidangan, tentu saja akan menggunakan anggaran lagi, “imbuhnya terheran, Selasa (09/11/2021). (Richard).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini