Sidang Sengketa Informasi di PTUN Tanjungpinang, Akan Digelar Lagi Besok

0
43
Sengketa Informasi
Gedung Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang di jalan Ir. Sutami Batam.
Tanjungpinang, gebraknusantara.co.id – Sidang perkara Sengketa Informasi antara Sholikin dengan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, sampai saat ini belum juga tuntas. Menurut Sholikin, sidang lanjutan akan digelar esok hari,

“Iya bang. Persidangan terkait sengketa informasi dengan Pemko Tanjungpinang itu memang belum selesai. Justru besok akan dilanjutkan persidangannya. Saya pun heran. Kenapa ya, sidang perkara seperti ini bisa berulang-ulang. Tapi kita lihat saja besok. Apa yang akan terjadi, “sebut Sholikin di jalan Sukarno-Hatta Tanjungpinang, (24/08/2021).

IMG 20210824 155148 compress59
Sholikin, warga kota Tanjungpinang saat mengikuti persidangan kedua di PTUN Tanjungpinang di Batam. 

Rencananya, lanjut Sholikin. Besok (25/08/2021) sekitar jam 14.00 wib, sidang lanjutan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang di Batam, akan kembali digelar. Tentu saja saya harus berangkat lagi ke Batam, “tutup  Sholikin.

Jika diamati persoalan tersebut, memang pantas dipertanyakan. Apalagi banyak rumor yang menyebutkan, kalau sidang terkait persoalan sengketa informasi yang sampai ke PTUN, belum pernah berlarut-larut seperti ini. Jadi wajar, jika  muncul segudang tanya.

Untuk itu, diminta kepada Majelis Hakim yang menyelenggarakan persidangan tersebut, segera secepatnya menyelesaikannya. Mengingat jarak tempuh yang begitu jauh. Ditambah lagi banyaknya biaya serta waktu yang habis tersita untuk mengikutinya. Sementara buat Sholikin, waktu sangat berharga baginya untuk menyelesaikan pekerjaannya yang lain.

Persidangan yang memasuki sidang ketiga ini, masih dipimpin oleh Azzahrani SH, MH. Pada sidang pertama di PTUN, pihak Pemko Tanjungpinang tidak menghadirinya. Sehingga, muncul asumsi, bahwa Pemko Tanjungpinang tidak menghormati proses hukum. Sedankan pada sidang kedua di tempat yang sama, pihak Pemko Tanjungpinang dihadiri oleh tiga orang utusan.

Diketahui, dua orang diantaranya adalah kuasa hukum dari Pemko Tanjungpinang. Namun saat itu, utusan Pemko Tanjungpinang  tidak membawa bukti-bukti yang diperlukan dalam persidangan. Akhirnya, ketua Majelis Hakim menunda persidangan. Dan persidangan berikutnya akan digelar Rabu (25/08/2021). (Richard).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini