Soerya Respationo: Dongkrak Kesejahteraan UMKM, Pinjaman Lunak Jangka Panjang Tanpa Bunga Kuncinya

0
16
IMG 20201104 WA0059Dr. H. M Soerya Respationo, Cagub Provinsi Kepri baru tiba di Kecamatan Lingga Utara. 

Lingga, gebraknusantra.co.id

‘Badai’ Pandemi Covid-19 memang ‘memukul’ semua sektor usaha yang ada di Indonesia, belahan dunia hingga Provinsi Kepulauan Riau. Salah satu sektor yang menjadi perhatian semua pihak adalah, ‘terjun’ bebasnya kondisi perekonomian dan usaha bisnis terpuruk.

IMG 20201104 WA0053Sambutan hangat dari masyarakat Lingga Utara, buat Calon Gubernur Kepri H. M Soerya Respationo.

Namun demikian, Usaha Mikro, kecil dan Menengah (UMKM), Kiranya menjadi salah satu sektor yang dianggap paling bisa bertahan dalam ‘gempuran’ tersebut.

Akan tetapi, bencana Pandemi Covid-19 ini, justru membuat pelaku UMKM ada yang sampai mengalami ‘gulung tikar’.

IMG 20201104 WA0049

“Untuk permasalahan ekonomi, khususnya di Pandemi Covid-19 ini, perekonomian kita memang  terjun bebas. Hal ini tentu saja  mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakatnya. Bahkan, tak sedikit para pekerja yang di rumahkan. Dan berdamak secara langsung dengan pelaku UMKM, “tutur Calon Gubernur Kepri H. M Soerya Respationo, saat menemui pelaku UMKM dan masyarakat di Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Rabu (04/11/2020).

IMG 20201104 WA0055

Pihaknya pun menegaskan. Jika dirinya dipercaya untuk memimpin Provinsi Kepri,  justru telah memiliki program khusus yang diperuntukan bagi pelaku-pelaku UMKM. Khususnya dalam hal mendapatkan dan  pinjaman modal.

“Kita ketahui bersama, Pandemi Covid-19 ini juga membuat dana-dana simpanan dari pelaku UMKM ‘tersedot’ habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dampaknya, mereka tidak bisa memutarkan modalnya untuk mencari keuntungan dari usahanya, “tegasnya lagi.

Untuk itu, program yang ditawarkan Bapaknya Wong Cilik ini disebut ‘Pinjaman  Lunak Jangka Panjang Tanpa Bunga.

“Terkait pemodalan ini, tentunya perlu dicarikan solusi. Yakni pemberian peminjaman lunak jangka panjang tanpa bunga. Dan pinjaman ini harus diberikan untuk sektor perekonomian.  Sehingga, mereka tetp bisa berkembang kembali, “terangnya.

Sebagaimana diketahui, 99 persen usaha di Indonesia berskala UMKM. Artinya, apa yang terjadi pada UMKM akan sangat berpengaruh terhadap yang lain. Sektor ini menjadi sangat vital dalam menopang perekonomian nasional.

Untuk itu, beberapa strategi bisa dilakukan pelaku UMKM untuk tetap bertahan dalam situasi sulit seperti sekarang ini. Mengingat, setiap UMKM memiliki karakteristik yang berbeda. Artinya, perlakuan berbeda pada setiap UMKM menjadi keniscayaan. (***).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here