Sukseskan HPN 2022, KWPK Akan Menggelar Dialog Interaktif Bersama Gubernur Kepri

0
20
HPN
Tanjungpinang, gebraknusantara.co.idDalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tanggal 09 Februari 2022 mendatang, sejumlah Organisasi Pers serta sebagian anggota aktif Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanjungpinang, yang kerap ngopi bareng, telah membentuk suatu wadah yang diberi nama KWPK (Komunitas Wartawan Pecinta Kopi).

Untuk sementara, yang tergabung didalamnya adalah, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Tanjungpinang, Aliansi Wartawan Siber (AWAS) Kepri dan Gaung Wartawan Bermartabat (Gawat) Kepri.

Terbentuknya wadah KWKP ini, adalah gagasan bersama ketika ngopi bareng di warung Kopi Selere. Bersempena HPN tahun ini, KWKP akan mengadakan Dialog Interaktif. Acara tersebut rencananya akan digelar Kamis (10/02/2022), di Kedai Kopi Selere, Kompleks Bintan Centre Batu Sembilan Tanjungpinang.

Gagasan itu muncul, mengingat besarnya peranan Pers dalam  membangun pemulihan ekonomi di negeri ini. Terlebih ketika Pandemi Covid-19 meluluh lantakkan perekonomian. Bahkan, tak sedikit perusahaan Pers (media cetak) yang harus gulung tikar.

Rencananya, acara ini akan dihadiri Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad SE MM dan Tokoh dari kalangan Insan Pers Kepri. Acara tersebut diprakarsai dan dikoordinir oleh Tengku Azhar dan Ramdan selaku sekretaris panitia. Dan Dialog Interaktif ini memiliki Thema.

“Masa Depan Pers Pasca Pandemi Covid-19 dalam Pemulihan Ekonomi”

Pers merupakan pilar demokrasi ke-empat (4) di negeri ini. Dan berfungsi sebagai control dan pengawasan terhadap pemerintah dan masyarakat. Tentunya, Pers sangat berperan dalam memajukan pembangunan serta perkembangan di daerah.

Namun dalam kurun waktu dua tahun belakangan ini, hampir semua perusahaan media, wartawan, jurnalistik maupun  reporter yang bekerja dalam melaksanakan tugas peliputan di lapangan sangat berdampak buruk terhadap ekonomi di tengah Pandemi Covid-19.

Informasi merupakan kebutuhan bagi manusia di era teknologi saat ini. Untuk mendapatkannya, tentu saja peran medialah yang dianggap sangat membantu untuk mendapatkan informasi.  Apakah itu tentang Pendidikan, Kesehatan, Perekonomian maupun Pembangunan. Dan akses perkembangan pengetahuan itu, dengan mudah bisa didapat melalui berbagai media.

Dalam kesempatan tersebut, Tengku Azhar selaku ketua panitia Dialog Interaktif, yang juga sebagai pendiri organisasi pers tingkat daerah, Gaung Wartawan Bermartabat (Gawat),  menceritakan bahwa, Pers memang dibutuhkan dan punya peranan besar bagi kehidupan manusia.

“Jika dilihat saat situasi pandemi (Covid-19), tentunya secara global perkembangan informasi berbasis digital semakin dibutuhkan masyarakat. Terlebih untuk mengetahui fenomena dampak Covid-19 diberbagai daerah dan belahan dunia”

“Dengan demikian, masyarakat akan semakin memahami cara-cara mengatasi, melindungi diri dan keluarga, maupun lingkungan disekitar terkait Pandemi Covid-19, “ujar Tengku.

Kondisi tersebut juga merupakan situasi yang dihadapi ribuan jurnalis se-Indonesia. Kehidupan mereka cukup memprihatinkan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka hanya punya pendapatan seadanya.

Wartawan Indonesia yang berada di daerah, adalah sekelompok masyarakat yang selama ini terabaikan dan kurang perhatian dari Pemda, “tutup Tengku sambil menikmati secangkir kopi bersama rekan-rekan wartawan lainnya di warung Kopi Selere. (***).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini