Tak Berizin, Bangunan di Jalan Daeng Marewa Tanjungpinang Terus Dipacu

0
32
Tak Berizin
Tanjungpinang, gebraknusantara.co.idPembangunan infrastruktur di kota Tanjungpinang semakin hari tampak semakin digesa. Baik itu pembangunan perumahan maupun pembangunan Rumah Toko alias Ruko, juga cukup banyak ditemui di kota Segantang Lada ini. Sayangnya, ada saja pengusaha di kota Segantang Lada ini, berani mendirikan bangunan, meskipun Tak Berizin.
IMG 20220609 010315 compress14
Situasi di lokasi proyek yang sedang menggelar pembangunan gedung yang ditenggarai belum memiliki izin..

Di jalan Daeng Marewa kota Tanjungpinang, kini sedang digesa bangunan yang ditenggarai berbiaya miliaran rupiah. Tapi, bangunan tersebut diduga kuat belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari dinas terkait.

Di lokasi proyek, saat ini tampak para pekerja sedang tekun mengerjakan pekerjaannya sesuai bidangnya masing-masing. Bangunan tersebut berdiri di lahan yang terlihat cukup luas. Dan letaknya pun nyaris tersembunyi.

Sesuai penelusuran ke lokasi bangunan, Selasa (07/06/2022), bangunan tersebut memang terlihat sedang digesa. Lokasi bangunan pun bersepadan langsung dengan perusahaan pengolahan Readymix PT. Indocon Utama Karya. Dan juga, bersebelahan langsung dengan kantor Kementerian Kehutanan dan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Sejauh mata memandang, ketika berada di lokasi bangunan, tak terlihat papan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di lokasi tersebut. Bahkan, dua orang pria yang ditemui, guna menanyakan pengawas yang stay di lokasi, justru tak seorang pun yang mengetahui.

Ujung-ujungnya, media ini pun coba menanyakan hal itu ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kota Tanjungpinang. Melalui Hendri Taru, di Bidang Tata Kota, hal perizinan bangunan itu ditanyakan. Dan Hendiri mengatakan, ” ya . . . Mereka sudah mengajukan permohonan bang, “kata Hendri singkat lewat ponsel nya.

Ketika ditanya apa diperbolehkan, permohonan baru diajukan, tapi pekerjaan sudah dikerjakan selama dua Minggu. Mendengar hal tersebut, sontak Hendri keget, seraya mengatakan, “sebentar bang, saya cek dulu di kantor. Soalnya saya lagi berada di luar, “kata Hendri lewat ponsel nya,  (07/06/2022).

Proses pembangunan proyek itu berawal dari pematangan lahan hingga pemasangan batu miring. Tapi sampai kondisinya seperti sekarang ini, pemilik bangunan belum juga memiliki IMB. Sementara, proses pekerjaannya tampak terus digesa.

Agar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang tidak kecolongan, baiknya bangunan itu dihentikan. Apalagi tidak patuh dengan aturan yang ada. Yang pasti, Pemerintah Kota Tanjungpinang masih memiliki Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Dan institusi ini adalah Penegak Perda yang bisa diandalkan. Untuk itu, diharapkan kepada Pemko Tanjungpinang agar segera menindak pengusaha yang terkesan merasa kebal hukum.  (Richard).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini