Tak Kuat Menahan Malu, Pak Kades Minta Berita Dihapus

0
122
kades
Foto pak Kades bersama sang Istri.
Lingga, gebraknusantara.co.id – Buntut pemberitaan istri Kades Pulau Medang yang terciduk suaminya sedang berduaan di salah satu kamar rumahnya, kini jadi gunjingan hangat di desa itu. Berita terkait kejadian, yang diunggah di media ini, belakangan menuai  tanggapan serius dari sejumlah kalangan. Baik di desa tersebut, maupun di kota Tanjungpinang.

Seorang warga desa Pulau Medang berinisial Sywl, ketika dikonfirmasi ulang terkait peristiwa itu, terdengar lantang mengomentarinya, “peristiwa itu memang betul terjadi. Tapi, yang membuat saya lebih terkejut lagi, ketika saya tau, bahwa kejadian itu telah muncul di media. Tentu saja semakin banyak orang tau apa yang terjadi di desa kami ini, “bebernya melalui ponsel nya.

Padahal, lanjutnya. Kejadian ini sangat memalukan. Sejak peristiwa itu, saya dan sebagian besar masyarakat di desa ini, sudah tidak simpatik lagi melihat Kepala Desa ini. Kami menganggap, kalau pak Kepala Desa ini sudah tidak pantas lagi menjadi seorang pemimpin. Itu semua semata-mata lantaran ulah istrinya yang telah mencoreng nama baik desa, “sebut Sywl tegas melalui ponselnya (14/06/2019).

Hal senada juga disampaikan Awang. S. Pria berbadan bongsor yang mengaku asli putra kelahiran Pulau Medang. Tapi telah banyak melanglang buana. Ketika mendengar kejadian tersebut, dirinya merasa sangat terpukul dan kecewa. Hal itu diucapkannya,  ketika media ini meminta tanggapannya. Namun, belum lagi pria berkacamata ini  berkata-kata, mimik wajahnya spontan tampak berubah. Apakah menahan malu, atau menahan amarah,

“Iya . . . Waktu itu saya mendapat informasi dari teman saya yang masih tinggal di desa itu. Setelah diceritakan kejadian itu kepada saya, langsung saya terperanjat. Jadi, atas kejadian itu saya pun memberi saran kepada masyarakat di desa itu. Jika sebagian besar masyarakat sudah merasa risih atas kejadian tersebut, baiknya dilayangkan surat mosi tidak percaya kepada Pemerintah Daerah. Karna, apa yang dilakukan istri pak Kades itu, sudah sangat keterlaluan. Bahkan, pak Kades pun dianggap tidak becus lagi menjadi seorang pemimpin.

Sementara itu, media ini coba meminta tanggapan melalui layanan SMS kepada pak Kades atas pemberitaan terdahulu, terkait peristiwa tersebut. Sore harinya, pak Kades pun menjawab. Tapi, pak Kades  menampik isi pemberitaan tersebut,

“Tidak benar dan saya mohon berita ini di belok (maksudnya, di Blok-red). Dan saya dengan keluarga tidak ada masalah aman aman aja Pak tolong berita  itu semua nya salah.
Tolong di belok di Online Gebraknusantara.co.id dan tolong di belok, “kata Rusli (Kades) melalui layanan SMS (14/06/2019).

Tapi, penjelasan pak Kades ini telah disanggah oleh Sywl. Bahkan, Sywl berupaya untuk meyakinkan media ini. Bahwa peristiwa itu memang benar terjadi. Jika benar penjelasan tokoh pemuda ini, berarti pak Kades telah memberikan jawaban bohong. Apalagi meminta agar berita tersebut segera dihapus. Wallahualam . . . . (richard).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini