Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi, Terkait Pembangunan RSUD Bangkinang

0
146
tersangka korupsi
Riau, gebraknusantara.co.id – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau telah menetapkan dua orang tersangka korupsi berinisial MYS dan RA dalam perkara dugaan korupsi pembangunan ruang rawat inap kelas III Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang, Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019 yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp.8 Milyar lebih.

“Hari ini tim penyidik Kejati Riau telah menetapkan sdr,MYS dan sdr, RA dengan dugaan korupsi pembangunan ruang rawat inap kelas III RSUD Bangkinang, Kampar Tahun Anggaran 2019 silam, “ungkap Tri Joko SH MH,  Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) didamping Raharjo Budi Krisnanto SH MH, sebagai Asisten Intelijen Kejati Riau, Jumat, (12/11/2021).

IMG 20211113 070848 compress40

Setelah ditetapkan sebagai tersangka korupsi,  keduanya langsung ditahan dan dibawa ke Rutan Sialang Bungkuk, guna mempermudah proses penyidikan lebih dalam.
Lebih lanjut Tri Joko mengatakan, dugaan korupsi yang dilakukan kedua tersangka MYS dalam pekerjaan ini selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan RA selaku Team Leader Menajemen Konstruksi.  Pekerjaan tersebut dimulai tanggal 17 Mei 2019. Seharusnya, tanggal 22 Desember 2019 proyek itu seharusnya rampung. Namun kedua tersangka korupsi tersebut tidak melaksanakan tugas dengan semestinya. Sehingga, banyak pekerjaan di ruang rawat inap kelas III tersebut tidak terselesaikan.

“Banyak pekerjaan yang ada di ruang inap kelas III tersebut tidak selesai. Seperti kamar mandi dan lift serta ada beberapa item pekerjaan yang tidak sesuai dengan Spek nya, “pungkas Tri Joko.

Para tersangka diduga telah melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP
Pembangunan ruang rawat inap Kelas III RSUD Bangkinang tersebut memakai Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan dengan nilai proyek Rp.46.662.000.000 : dan dikerjakan oleh PT. Gemilang Utama Alen sebagai perusahaan pemenang lelang dengan nilai kontrak sebesar Rp,46.492.675.038. Dan perusahaan pengawas (Menajeman Kontruksi) adalah PT. Fajar Nusa Konsultan. (Joell).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini